nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bejat! Sarki Tega Perkosa Keponakan Istrinya

Agregasi Info Jambi, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017 14:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 17 340 1738102 bejat-sarki-tega-perkosa-keponakan-istrinya-aisXUGJDSy.jpg pemerkosa keponakan istri diringkus polisi (Foto: Info Jambi)

BANGKO - Bejat. Kata itu sangat pantas diberikan pada Sarki (22). Ia tega mencabuli keponakan istrinya, sebut saja Bunga. Perbuatan itu dilakukan Sarki di rumahnya, Jumat pekan lalu.

Pencabulan berawal ketika Bunga pergi menjenguk neneknya yang sakit, di Rumah Sakit DKT. Sarki juga datang ke rumah sakit. Ia menyampaikan pesan istrinya kepada Bunga.

Menurut Sarki, istirinya meminta Bunga ke rumah neneknya. Kebetulan Sarki dan istrinya juga tinggal di rumah itu. Tanpa curiga, Bunga pun pergi menemui bibinya, yang merupakan istri Sarki.

Sarki dan Bunga lantas pulang. Sesampai di rumah, Bunga langsung masuk ke rumah. “Mano (di mana) Makcik?,” kata Bunga saat itu, seperti dikutip dari Info Jambi, Senin (17/7/2017).

Pertanyaan itu dijawab oleh Sarki. “Makcik di kamar. Masuk lah,” ujarnya. Bunga pun manut, masuk ke kamar. Tapi bibinya tidak ada di kamar.

Tiba-tiba Sarki juga masuk ke kamar dan langsung mengunci pintu. Sarki membekap mulut Bunga dan membuka bajunya. Bunga pun berontak dan berteriak. Karena kondisi rumah sepi, teriakannya tak berarti sama sekali.

Setelah berhasil membuka pakaian Bunga, Sarki melampiaskan nafsu bejatnya terhadap keponakannya istrinya itu. Setelah puas, Sarki membawa Bunga ke rumah sakit. Bunga kemudian buka suara. Ia menceritakan kejadian itu pada istri Sarki. Orangtua Bunga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin.

Setelah menerima laporan korban, polisi langsung menangkap Sarki di rumahnya. Sarki dibawa ke mapolres dan langsung mengakui perbuatan bejatnya.

Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Al Hajad, membenarkan adanya penangkapan pelaku pencabulan ini. “Pelaku sudah mengaku,” kata Hajad.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara di atas 15 tahun. Polisi akan menjeratnya dengan UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dalam kasus tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini