Sang orator di atas mobil komando pun terus melakukan orasi di depan para peserta aksi tersebut. Massa yang berada di bawah mobil komando pun tak kenal lelah terus mengibarkan bendera yang dipegang. Terlihat bendera yang dibawa sekelompok masa itu berwarna hitam dan bertuliskan aksara Arab atau lebih dikenal bendera tauhid.
Aparat kepolisian terus menjaga lalu lintas di sekitar, agar tak terjadi kemacetan panjang di kawasan tersebut. Bahkan untuk menghindari datangnya penyusup jajaran Korps Bhayangkara itu membentuk suatu barisan hingga menjadi border.
Sekadar diketahui, aksi yang diawali dengan Salat Jumat berjamaah di masjid yang dibangun era Presiden Soekarno itu menolak penerbitan Perppu nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.