Melihat banyaknya respons negatif, pihak Niagara Falls Water Board pun meminta maaf kepada publik atas ketidaknyamanan tersebut. “Air seperti tinta itu hasil dari proses pengelolaan air limbah rutin, perlu dan jangka pendek dari pabrik yang berjarak empat mil dari air terjun,” kata dewan pengelola air terjun itu melalui pernyataannya.
BACA JUGA: Orang Pertama yang Selamat Terjun di Niagara, Tewas pada Kali Kedua
BACA JUGA: VIDEO: Aksi Nekat Istri Bergelantungan dengan Gigi demi Pecahkan Rekor Suami
Niagara Falls Water Board menjelaskan bahwa air yang dikeluarkan pabrik tersebut mengandung zat padat yang terakumulasi dan residu karbon yang masih berada dalam batas yang diizinkan. Karena itu limbah tersebut tidak mengandung minyak organik dan bau tak sedap itu memang bagian dari pembuangan air limbah.
Walau sudah menerima penjelasan tersebut, Gubernur New York, Andrew Cuomo, tetap meminta adanya investigasi terkait pembuangan air limbah ke air terjun yang berbatasan dengan Kanada dan Amerika Serikat itu. Ia menyebut terdapat kemungkinan otoritas Kota Niagara Falls telah melanggar standar kualitas air negara dan Departemen Konservasi Lingkungan harus segera mengadakan penyelidikan.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.