nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selamat! Surabaya Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia yang Terima Penghargaan Green Cities dari PBB

Silviana Dharma, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 19:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 04 519 1750084 selamat-surabaya-jadi-satu-satunya-kota-di-indonesia-yang-terima-penghargaan-green-cities-dari-pbb-V5FZCOdSty.jpg (Foto: Surabaya.go.id)

JAKARTA - Surabaya akan menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang menerima penghargaan dari PBB pada November mendatang. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan penghargaan tersebut diberikan atas prestasinya membawa Ibu Kota Jawa Timur itu sebagai kota hijau atau green cities.

"Jadi, yang dapat penghargaan itu kota Surabaya-nya. Saya datang hanya sebagai perwakilan penerima," ujar Risma kepada Okezone dalam sesi paralel di Rapat Kerja Nasional 2017 untuk hutan, lingkungan dan perubahan iklim berkeadilan di Gedung Manggala Wanabakti, Gelora, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2017).

Sehubungan dengan acara tersebut, perempuan yang akrab disapa Risma itu juga mendapat undangan menjadi pembicara dalam ajang penghargaan UNESCO International Conference on Learning Cities (ICLC) pada 18-20 September di Cork, Irlandia.

Acara tersebut diselenggarakan oleh UNESCO Global Network of Learning Cities (GNLC) untuk ketiga kalinya tahun ini. Selain Surabaya, ada 15 kota di dunia yang meraih penghargaan bergengsi tersebut, di antaranya Villa Maria di Argentina, Pecs di Hungaria, Contagem di Brazil, Limerick di Irlandia, Mayo-Baleo di Kamerun, Okayama City di Jepang, Hangzhou di China, Camara de Lobos di Portugal, Giza di Mesir, Suwon di Korea Selatan, Gelsenkirchen di Jerman, Tunis di Tunisia, Larissa di Yunani dan Bristol di Britiania Raya, serta N'Zerekore di Guinea.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Pengakuan dari dunia internasional ini menjadi suatu kebanggaan bagi Risma. Sebab, hal itu berarti kerja keras seluruh masyarakat Surabaya tidak dipandang sebelah mata. Ia percaya ini juga bisa menjadi faktor lain yang menambah daya tarik wisatawan mancanegara ke Surabaya.

"Ya, jujur saja. Surabaya itu pemandangan indah tidak punya, tambang alam enggak punya. Maka kota bersih dan berdayakan warga untuk berjualan jadi satu-satunya daya tarik agar orang nyaman ke kota kami," terangnya.

Di Indonesia sendiri, Surabaya baru saja memboyong empat penghargaan lingkungan tingkat nasional sekaligus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Selasa 1 Agustus 2017. Keempat penghargaan tersebut, yakni Adipura Kencana untuk kategori kota metropolis, Nirwasita Tantra dalam kategori penyusunan indeks kualitas pengelolaan lingkungan hidup terbaik di daerah dan peringkat pertama versi kota. Lalu ada juga Adiwiyata Mandiri yang secara khusus dipersembahkan kepada SMP 11 Surabaya, dan terakhir penghargaan program kampung iklim (ProKlim) untuk Kampung Jambangan di Surabaya.

Beberapa prestasi yang membuatnya layak mendapatkan semua penghargaan itu, meliputi upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam hal tata ruang lewat kebijakan hunian vertikal, memberdayakan masyarakat untuk hidup bersih, mengelola limbah dan sampah menjadi uang hingga kampung-kampung wisata, rehabilitasi sosial daerah kumuh, pembangunan jalan frontage, pereduksian sampah dengan teknologi 3R, pembangunan ruang terbuka hijau dan pengaplikasian ATCS.

ICLC merupakan ajang pertemuan bagi kota-kota dan para ahli dari berbagai bidang untuk saling belajar dan berbagi keahlian terkait pembangunan kota pembelajaran dalam rangka mempererat kemitraan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini