Pattyradja berharap, kegiatan itu dapat merangsang masyarakat setempat agar terus meningkatkan kemampuan literasinya untuk menyikapi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Karena literasi itu bukan hanya berbicara tentang membaca dan menulis melainkan bagaimana orang memandang kehidupan," katanya.
Kegiatan itu dikemas dalam bentuk talk show, ziarah budaya, parade musik dan etnik serta pembacaan puisi dramatik menggunakan unsur-unsur pemanggungan yang teraktual.
Setelah berlangsung di Kota Kupang, agenda "Temu Literasi Catatan Najwa" juga akan dilanjutkan pula di Kabupaten Lembata.
(Fahmi Firdaus )