Image

Syukurlah, Pastor Kanada yang Ditahan di Korut Telah Dipulangkan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu, 13 Agustus 2017 - 21:30 WIB
Pastor Hyeon Soo Lim bertemu kembali dengan keluarganya setelah dilepaskan dan dipulangkan dari Korea Utara. (Foto: Reuters) Pastor Hyeon Soo Lim bertemu kembali dengan keluarganya setelah dilepaskan dan dipulangkan dari Korea Utara. (Foto: Reuters)

TORONTO – Pastor Kanada yang dipenjara di Korea Utara (Korut) selama lebih dari dua tahun telah kembali ke kampung halamannya di Toronto dengan menggunakan pesawat pribadi yang disewa pemerintah. Pastor Hyeon Soo Lim baru saja dibebaskan Pemerintah Korut pekan ini atas alasan kemanusiaan.

BACA JUGA: Korut Akhirnya Bebaskan Pastor Kanada yang Dihukum Kerja Paksa Seumur Hidup

Mantan pastor senior di gereja terbesar di Kanada itu menghilang saat menjalankan misi keagamaan di Korut pada awal 2015. Dia kemudian dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup pada Desember 2015 atas tuduhan berusaha menggulingkan Pemerintah Korut di Pyongyang.

Kabar pembebasannya dilaporkan oleh media Pemerintah Korut, KCNA pada Rabu, 9 Agustus. Kesehatan Hyeon yang memburuk diduga menjadi alasan Pyongyang membebaskan pria berusia  62 tahun itu.

Pengumuman pembebasan Hyeon terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Korut. Pembebasan Hyeon diduga memiliki kaitan dengan upaya meredakan ketegangan atas program nuklir Korut, tetapi baik Washington maupun Pyongyang tidak memberikan komentar apapun.

Putra Hyeon, James Lim mengatakan dia sangat gembira ayahnya telah pulang. Dia menjelaskan, Hyeon berada dalam keadaan sehat, tetapi menambahkan bahwa keluarganya berencana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tambahan.

"Dia dalam keadaan sangat baik, mengingat semua yang telah dia alami," ujar James sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (13/8/2017).

Keluarga Hyeon mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kanada karena telah membantu mengamankan pembebasannya. Mereka menolak memberikan rincian tentang negosiasi yang dilakukan dengan Korut yang memungkinan terjadinya pembebasan tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming