Selain memeriksa kasus penyiraman terhadap Novel, polisi akan mengklarifikasi pernyataan Novel di salah satu media asing soal dugaan keterlibatan jenderal polisi di balik kasus penyiraman air keras itu.
Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya pada 11 April 2017 seusai Salat Subuh. Mata Novel pun rusak sehingga harus dirawat di Singapore National Eye Centre (SNEC).
Novel diperiksa hari ini karena pada Kamis 17 Agustus dia akan menjalani operasi besar pada mata kirinya.
Hingga lebih dari 100 hari pelaku penyiram Novel belum ditemukan, meski polisi sudah memeriksa banyak saksi, membuat sketsa terduga pelaku, hingga menahan sejumlah orang yang kemudian dilepaskan lagi.
Sketsa pelaku yang ditunjukkan Kapolri seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Senin 31 Juli menunjukkan pelaku adalah pria dengan ciri-ciri tinggi 167-170 cm, berkulit agak hitam, rambut keriting dan badan cukup ramping.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.