PALAYAN – Sejumlah uji coba yang dilakukan otoritas kesehatan Filipina membuktikan virus flu burung telah menyebar ke provinsi lain yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi pertama virus itu ditemukan. Penemuan ini hanya berselang beberapa hari setelah otoritas Filipina mengerahkan ratusan tentara demi membantu memerangi wabah flu burung.
Tujuh hari yang lalu, Pemerintah Filipina mengumumkan munculnya wabah flu burung di wilayah Provinsi Pampanga. Namun, sebagaimana dikutip dari Inquirer, Sabtu (19/8/2017) penyebaran virus yang sama terjadi di setidaknya dua kota yang berlokasi di Provinsi Nueva Ecija.
BACA JUGA: Perangi Wabah Flu Burung, Filipina Kerahkan Ratusan Tentaranya
BACA JUGA: Dua Pasien yang Terjangkit Flu Burung di Hong Kong Meninggal
Menteri Agrikultural Filipina, Manny Pinol, mengatakan jenis virus flu burung yang ditemukan di Kota San Luis juga ditemukan di Kota Jaen dan San Indiro di Provinsi Nueva Ecija yang berjarak 32 kilometer dari Provinsi Pampanga.
Karena kabar ini disinyalir memicu kepanikan di antara warga, Kementerian Kesehatan Filipina pun meminta publik tetap tenang. Lembaga pemerintah itu menyatakan bawah virus ini masih menjadi masalah untuk kesehatan hewan unggas dan tidak menjadi ancaman untuk kesehatan publik.
Kementerian Lingkungan dan Sumber Daya Alam Filipina telah mengeluarkan perintah untuk dilakukannya pengawasan di 45 suaka burung menjelang musim migrasi burung yang diperkirakan akan dimulai pada bulan depan. Hal ini dilakukan demi mencegah semakin meluasnya penyebaran wabah flu burung di Filipina.