Share

OKEZONE STORY: Legiun Kesembilan, Pasukan Elit Romawi yang Hilang Misterius di Tanah Inggris

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 27 Agustus 2017 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 26 18 1763740 okezone-story-legiun-kesembilan-pasukan-elit-romawi-yang-hilang-misterius-di-tanah-inggris-Xhl3D8abt2.jpg Ilustrasi. (Foto: Historia.co)

Tetapi lagi-lagi para sejarawan tidak setuju dan menganggap prasasti yang ditemukan di Nijmegen ditulis oleh pecahan atau detasemen dari Legiun Kesembilan bukan keseluruhan legiun itu. Mereka menilai teori mengenai apa yang terjadi di Inggris lebih masuk akan tetapi mengakui bahwa kejadian itu kemungkinan terjadi antara 108 M sampai 120 M.

Stempel Legiun Kesembilan Romawi. (Foto: BBC)

Pada awal abad ke-2 masehi, tanah Inggris merupakan wilayah berbahaya bagi tentara Romawi. Menghadapi perlawanan suku-suku asli Inggris, korban dari pihak Romawi begitu besar sehingga seperti dilansir BBC,  pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian pada 117 M sampai 138 M, Inggris tidak lagi bisa dikontrol oleh Kekaisaran Romawi.

Legiun Kesembilan ditempatkan di wilayah paling utara dan rawan dari seluruh legiun yang ditempatkan di Inggris. Mereka adalah pasukan yang menanggung penderitaan paling besar dari pemberontakan suku-suku di Inggris, dan menjalani hari-harinya memerangi pasukan gerilya.

Hilangnya Legiun Kesembilan, unit elit Kekaisaran Romawi merupakan sebuah pukulan besar bagi Romawi. Saat Kaisar Hadrian datang sendiri ke Inggris untuk memantau keadaan, dia menyadari bahwa untuk mempertahankan kestabilan di wilayah tersebut, dia harus membangun sebuah tembok.

Tembok Hadrian yang membentang dari tepi Sungai Tyne sampai Solway Firth di Laut Irlandia dibangun untuk mencegah terjadinya invasi ke wilayah Romawi di Inggris sekaligus memastikan para suku pemberontak di dalam wilayahnya tidak bisa mendapatkan bantuan.

Pembangunan tembok itu secara tidak langsung didorong oleh hilangnya Legiun Kesembilan dan menjadi warisan yang sampai saat ini masih berdiri. Hilangnya legiun itu juga dinilai sebagai salah satu faktor yang melatarbelakangi berdirinya Kerajaan Inggris dan Skotlandia.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini