"Aksi di Borobudur dilarang. Saya sudah perintahkan Kapolda Jateng jangan diizinkan (aksi). Caranya jangan terima surat pemberitahuan karena ini objek vital," kata Tito.
Selain itu, menurut Jenderal bintang empat tersebut, konflik yang terjadi di etnis Rohingya juga bukan masalah keagamaan. Terlebih Kapolri menyebut, perwakilan umat Budha Indonesia (Walubi) sudah mengeluarkan pernyataan sikap yang tegas mengecam pemerintah Myanmar.
"Ini bukan persoalan antara masyarakat Budha, Indonesia, apalagi dengan masyarakat Islam, tidak. Ini permasalahan pemerintah yang berkuasa dengan kelompok etnis yang dianggap melakukan penyerangan terhadap pemerintahnya," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan Laskar dan Ormas Islam akan melaksanakan aksi damai bertujuan mendesak dunia internasional turun tangan membantu warga Rohingya di Myanmar. (feb)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.