Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPU Tak Terapkan Strategi untuk Tangkal Hoax & Isu SARA di Pilgub Jabar, Ini Alasannya

Oris Riswan , Jurnalis-Rabu, 06 September 2017 |16:00 WIB
KPU Tak Terapkan Strategi untuk Tangkal Hoax & Isu SARA di Pilgub Jabar, Ini Alasannya
Ilustrasi
A
A
A

BANDUNG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Yayat Hidayat menegaskan pihaknya tidak menyiapkan strategi khusus untuk menangkal hoax dan isu SARA di Pilgub Jawa Barat 2018.

Alasannya, situasi Jawa Barat dalam beberapa kali gelaran pilkada hingga pilpres terbilang kondusif. Meski ada sedikit gesekan, tapi hal itu tidak sampai membuat pilkada berjalan kacau.

Selain itu, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi para peserta pilgub. Salah satunya dilarang menggunakan isu SARA dalam kampanye.

"Enggak ada strategi khusus. Kan sudah jelas di UU (Pemilu) apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, tidak boleh hate speech (ujaran kebencian), fitnah, SARA, menyerang pribadi, dan lain-lain," kata Yayat, Rabu (6/9/2017).

Untuk penegakkan hukum jika peserta pilgub melakukan pelanggaran tersebut, ada Bawaslu yang akan memprosesnya. Jika ranahnya pelanggaran administrasi, prosesnya akan diteruskan Bawaslu ke KPU. Sedangkan jika ranahnya pelanggaran hukum, akan diteruskan ke kepolisian atau instansi hukum lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement