Ciri khas tersebut meliputi tiga menu makanan yang disediakan penjualnya. Makanan pertama adalah mirong udang. Ini merupakan gorengan tipis dengan udang-udang kecil di atasnya. Di daerah lain biasa disebut rempeyek, tapi biasanya tidak tipis seperti di warteg asli Tegal.
Mirong udang di warung tegal biasanya disajikan dengan diletakkan begitu saja di etalase kaca depan yang paling atas. Tujuannya agar para pembeli cepat memperhatikannya hingga tergiur menikmatinya. Jumlah yang disediakan pun terbilang sangat banyak, bahkan bisa memenuhi satu tingkat etalase tersendiri. Lalu hebatnya, mirong udang selalu habis dibeli pelanggan setia warteg.
Miron udang. (Foto: Ist)