Image

VIDEO: Sigap! Bermodalkan Gergaji Mesin, Biarawati Bersihkan Sisa Badai Irma

Emirald Julio, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 04:31 WIB
Foto polwan di Miami bersama Biarawati Margaret Ann (Foto: Facebook) Foto polwan di Miami bersama Biarawati Margaret Ann (Foto: Facebook)

MIAMI – Saat ini otoritas Amerika Serikat tengah disibukkan untuk membersihkan puing-puing serta sisa-sisa kerusakan yang diakibatkan oleh hantaman Badai Irma. Namun pemandangan yang tidak biasa terlihat di Kota Miami, Florida, dengan kemunculan biarawati yang membawa gergaji mesin demi membantu membersihkan pohon-pohon yang tumbang.

Sebagaimana dikutip dari NPR, Kamis (14/9/2017) Biarawati Margaret Ann pertama kali menjadi viral usai bertemu dengan polwan anggota Kepolisian Miami-Dade. Polwan itu kemudian mengabadikan aksi biarawati yang membersihkan pohon tumbang tersebut ke media sosial.

VIDEO: Youtube WFAA Media

Kepolisian Miami-Dade menyebut aksi sigap dari Biarawati Margaret sebagai tanda bahwa masyarakat Miami bahu-membahu memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh Badai Irma. “Terima kasih Biarawati dan semua tetangga kami yang bekerjasama untuk melewati (bencara-red) ini,” tulis Kepolisian Miami-Dade dalam laman Facebook-nya.

Baca juga: Aneh! Laut di Bahama Nyaris Kering 'Diisap' Badai Irma

Baca juga: Badai Irma Terjang Florida, Sebagian WNI Pilih Tak Mengungsi

Usut punya usut, Ann ternyata adalah kepala sekolah dari Archbishop Colemen F Carroll Highschool yang berlokasi tidak jauh dari pusat Kota Miami. Pihak sekolah pun menyatakan bangga dengan aksi Ann karena memberikan contoh yang baik untuk para siswa dan warga setempat.

Usai video dan foto aksi Ann itu menjadi viral, ia pun segera menjadi sorotan berbagai media dalam negeri di Amerika Serikat. Bahkan para netizen pun memberikan panggilan khusus untuk Ann yaitu chainsaw-wielding nun atau biarawati bergergaji mesin.

Baca juga: Tiba di Daratan AS, Badai Irma Sebabkan 3 Orang Tewas

Baca juga: Badai Irma Terjang Florida, Sebagian WNI Pilih Tak Mengungsi

“Jalanan terhalang, kami tidak bisa melewatinya. Dan saya melihat seseorang berputas di lumpul dan hampir menabrak tembok karena mengindari jalanan. Jadi ada kebutuhan , saya memiliki sarananya sehingga saya pun memberikan bantuan,” ujar Ann kepada media CNN.

Ia menjelaskan dengan menggunakan gergaji mesin itu, Ann berusaha memperlihatkan apa yang sekolahnya ajarkan untuk murid-muridnya. “Lakukan apa yang bisa Anda bantu,” ucap sang biawarati.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming