Ia menambahkan, Myanmar memang mengirimkan bantuan darurat bagi mereka yang terusir dari tempat tinggalnya hingga area yang begitu dekat dengan perbatasan. Karena itu, Htay meminta agar Bangladesh memahami hal tersebut, alih-alih mengajukan protes.
BACA JUGA: Suu Kyi akan Sampaikan Pidato Nasional Terkait Rohingya Pekan Depan
Sebagaimana diketahui, ratusan ribu etnis Rohingya menyeberang menuju Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari kekerasan yang terjadi di Rakhine State, Myanmar, sejak 25 Agustus. Sebagian besar pengungsi itu ditampung Bangladesh di kamp-kamp sementara di Cox’s Bazaar.
Otoritas Bangladesh berencena membangun 14 ribu shelter di area seluas 2.000 hektar di Kutupalong, Cox’s Bazaar selama 10 hari ke depan. Mereka juga berencana membangun 8.500 toilet sementara dengan 14 gudang buatan demi menyediakan bantuan bagi para pengungsi Rohingya.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.