LUMAJANG - Puluhan warga terlihat memadati areal lereng semeru di Desa Sumbermujur, Lumajang, Jawa Timur. Mereka terlihat mepersiapkan sejumlah sesaji berisikan tumpeng nasi kuning, hasil perkebunan, hasil pertanian hingga seekor kepala sapi.
Sesaji-sesaji itu mereka persiapkan untuk ritual larung pendam sesaji yang dilakukan dalam rangka menyambut tahun baru islam. Semua sesaji mereka kumpulkan di Balai Desa Sumbermujur sebelum diarak beriringan dengan prosesi ritual.
Tokoh masyarakat Desa Sumbermujur, Heri Gunawan mengatakan, semua sesaji akan diarak oleh masyarakat dari balai desa menuju sumber mata air di Hutan Bambu yang terletak di lereng Gunung Semeru.
"Ritual larung pendam sesaji merupakan tradisi yang dilakukan warga lereng Gunung Semeru setiap tahun sekali, menjelang atau bertepatan dengan Tahun Baru Islam (1 Muharram)," tuturnya, sebagaimana ditulis antaranews.
Heri menjelaskan, ritual larung pendam sesaji merupakan bentuk rasa syukur warga lereng Semeru kepada Allah atas keselamatan dan melimpahnya hasil pertanian yang diberikan kepada mereka.
Dalam prosesi ritual larung pendam, nantinya sesepuh desa akan membacakan doa bagi keselamatan warga lereng Semeru. Warga, dijelaskan Heri, dilarang mengambil sesaji sebelum pembacaan doa selesai.
Pada puncak upacara, nantinya akan dilakukan penanaman seekor kepala sapi di atas sumber mata air yang selama ini dipercaya menjadi sumber kehidupan warga yang hidup di ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut.
"Saya berharap acara ritual 1 Muharram di Desa Sumbermujur dapat menjadi salah satu objek wisata untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara," ujarnya.
(ydp)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.