Share

Gunung Manaro Meletus, 6.000 Warga di Pulau Vanuatu Dievakuasi

Djanti Virantika, Okezone · Selasa 26 September 2017 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 26 18 1783137 gunung-manaro-meletus-6-000-warga-di-pulau-vanuatu-dievakuasi-9VQSLXP5KG.jpg Pulau Ambae di Vanuatu. (Foto: BBC)

VANUATU โ€“ Ribuan warga di Pulau Vanuatu harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman setelah salah satu gunung berapi yang berada di wilayah tersebut meletus. Saat ini, 6.000 orang telah meninggalkan rumah mereka.

Sebagaimana diberitakan ABC News, Selasa (26/9/2017), aktivitas Gunung Manaro yang berada di Pulau Ambae, Vanuatu, memang meningkat belakangan ini. Badan Manajemen Bencana Nasional di wilayah tersebut terus memantau aktivitas gunung berapi itu.

Menurut Direktur Manajemen Bencana Nasional di Pulau Vanuatu, Shadrack Welegtabit, keadaan darurat telah diumumkan di pulau tersebut. Status ini diumumkan setelah tingkat aktivitas gunung berapi itu naik ke level empat. Dengan status itu, gunung berapi berada dalam keadaan letusan sedang dengan kemungkinan letusan yang sangat besar dan juga erupsi. Status ini merupakan yang tertinggi untuk pertama kalinya dalam sepekan terakhir.

Pihak berwenang pun sudah melakukan berbagai tindakan. Mereka meminta penduduk desa untuk tidak berada di dekat Gunung Manaro. Pasalnya, aktivitas gunung dapat memicu keluarnya gas vulkanik, batuan, dan abu di udara.

Hal tersebut tentunya membahayakan keselamatan warga sekitar. Tak hanya abu dan bebatuan, Gunung Manarojuga telah menyebabkan turunnya hujan asam di wilayah sekitar. Hujan tersebut tentu sangat berbahaya, bahkan dapat merusak tanaman.

Welegtabit mengatakan, sekira 10 ribu orang saat ini tinggal di pulau tersebut. Warga yang tinggal di utara dan selatan paling rentan dalam bahaya. Oleh karena itu, evakuasi yang dilakukan otoritas berwenang memfokuskan wilayah tersebut terlebih dahulu.

Mereka kini telah dipindahkan ke beberapa tempat yang telah disediakan pemerintah setempat. Beberapa wilayah yang digunakan untuk menampung para pengungsi adalah sekolah dan ruang serbaguna yang ada ke wilayah timur dan barat.

Pasukan Pertahanan Selandia Baru akan menyurvei gunung berapi yang meletus di Pulau Ambae, Vanuatu. Survei akan dilakukan menggunakan pesawat pengintai maritim Orion RNZAF P-3K2.

Survei dilakukan Angkatan Pertahanan (NZDF) Selandia Baru karena letusan gunung berapi terus meningkat. NZDF mengatakan akan melakukan survei dari udara di Pulau Pasifik Selatan itu pada hari ini guna membantu pemerintah daerah menentukan risiko dari letusan besar yang dapat terjadi.

BACA JUGA: Terkait Status Gunung Agung, Pemerintah Australia Keluarkan Travel Warning ke Bali

Saat ini, beberapa gunung berapi memang tengah aktif. Selain Gunung Manaro, status Gunung Agung yang berada di Bali, Indonesia, juga meningkat ke level IV atau tertinggi. Dengan status tersebut, warga harus sangat waspada karena letusan bisa segera terjadi kapan saja.

Meningkatnya status Gunung Agung membuat beberapa negara mengeluarkan travel warning kepada warganya. Pada Minggu 24 September, melalui Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Australia mengimbau warganya untuk tidak mengunjungi Pulau Dewata saat ini.

Mereka meminta warganya untuk menjadwal ulang perjalanan ke Bali dengan maskapai penerbangan. Pernyataan ini diumumkan setelah pihak berwenang di Indonesia mengeluarkan periode darurat selama satu bulan.

BACA JUGA: Gunung Agung Berstatus 'Awas', Pemerintah Inggris Keluarkan Travel Advice ke Bali

Tak hanya Negeri Kanguru, Pemerintah Inggris melalui Kedutaan Besar di Jakarta juga mengeluarkan peringatan kepada warganya yang akan pergi ke Indonesia. Travel advice diterbitkan setelah Gunung Agung berstatus โ€˜Awasโ€™.

โ€œAnda sebaiknya mengikuti saran dari otoritas lokal dan tetap berada di luar zona eksklusif yang terbentang 9-12 kilometer dari kawah. Jika ada erupsi, abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan penerbangan. Dalam hal tersebut, Anda harus mengonfirmasi rencana perjalanan dengan maskapai atau agen sebelum menuju bandara,โ€ bunyi pernyataan Pemerintah Inggris yang dimuat dalam situs resmi Kedubes Inggris di Jakarta. (DJI)

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini