Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sadis, Begini Detik-Detik Kematian Hilarius Usai Bertarung Ala Gladiator di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Selasa, 26 September 2017 |03:31 WIB
Sadis, Begini Detik-Detik Kematian Hilarius Usai Bertarung Ala Gladiator di Bogor
A
A
A

BOGOR - Polresta Bogor Kota mendapatkan 14 adegan dalam proses rekonstruksi kasus Hilarius Christian Raharjo (15) yang tewas usai bertarung ala 'gladiator' di Taman Palupuh, Kota Bogor, Jawa Barat.

Dari hasil rekonstruksi tersebut, diketahui bahwa Hilarius mendapatkan tendangan ke arah perut dari tersangka berinisial BV yang menyebabkan korban meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.

Dari pantauan Okezone, proses rekonstruksi tersebut diawali dengan kedatangan 4 tersangka yakni BV, HK, MS dan TB termasuk saksi dan korban ke Taman Palupuh, Kota Bogor, sekira pukul 14.00 WIB.

Setibanya di lokasi, mereka sempat berbincang-bincang terlebih dahulu sebelum melakukan pertarungan. Tidak lama kemudian, mereka berjalan ke tengah taman untuk memulai pertarungan.

Pertarungan diawali dari korban bersama empat rekannya yang juga siswa SMA Budi Mulia saling berhadapan dengan lima siswa SMA Mardiyuana termasuk 3 tersangka di tengah Taman Palupuh.

Setelah saling berhadapan, seorang wasit yang juga tersangka memberi aba-aba agar pertarungan dimulai. Lalu, secara serentak mereka saling serang dengan tangan kosong hingga terjadi

Kerena jumlah petarung seimbang, pertarungan itu berlanjut menjadi satu lawan satu. Saat bertarung, Hilarius mendapat lawan BV dimana memiliki postur tubuh yang besar dan lebih kuat dari pada korban.

Saat bertarung, Hilarus berhasil dijatuhkan BV dengan cara merunduk lalu mengambil kaki kanan korban. Tidak sampai disitu, BV kemudian menyerang (menyundul) perut korban menggunakan kepalanya.

Ketika terjatuh, tersangka BV langsung berusaha menendang bagian perut Hilarius beberapa kali. Tak puas, BV kemudian menyeret kaki Hilarius namun sempat terlepas karena melakukan perlawanan.

Melihat hal itu, BV langsung naik di atas badan Hilarius yang berada di bawah dan memukul wajah beberapa kali hingga tidak sadarkan diri. Tersangka BV akhirnya menghentikan pukulannya ke korban.

Setelah berhenti, BV mendengar teriakan siswa lainnya untuk kembali menyerang karena korban dirasa belum memberikan tanda menyerah. BV pun kembali menyerang korban yang sudah tidak berdaya hingga dipisahkan wasit dan teman korban.

Melihat sudah tidak begerak, korban dibawa saung di area taman untuk diberi pertolongan. Karena masih tidak sadar, korban dilarikan ke RS Azra dengan motor namun dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Achmad Choerudin mengatakan korban meninggal dunia di lokasi pada adegan ke-12 dimana korban ditendang oleh tersangka BV di bagian perutnya beberapa kali.

"Meningggalnya pada saat korban ditendang di bagian perutnya. Itu adegan ke-12. Jadi saat dibawa pakai motor itu korban sudah tidak ada," kata Choerudin, di lokasi rekonstruksi, Senin (25/9/2017).

Setelah proses rekonstruksi ini, pihaknya akan melakukan proses hukum lebih lanjut terhadap para tersangka termasuk mencari keberadaan satu tersangka lain yang masih dalam pencarian polisi.

"Nanti kita proses lagi sesuai dengan hukum yang berlaku. Kita juga masih mencari keberadaan satu tersangka yang masih buron dan akan mendalami perannya dalam kasus ini," tutup Choerudin.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement