Thailand sendiri diketahui merupakan rute transit yang populer baik melalui rute darat atau laut. Namun pada 2015 terjadi pembrontakan polisi yang menyebabkan kapal-kapal imigran terombang-ambing di laut. Sementara itu, pada Agustus, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengatakan bahwa pemerintahnya siap menerima orang-orang melarikan diri dari Myanmar dan mengirim mereka kembali ketika para pengungsi lebih siap.
Namun kontras dengan pernyataan PM Ocha tersebut, Komando Operasi Keamanan Internal (ISOC), sebuah unit militer yang menangani keamanan nasional Thailand, baru-baru ini justru mengatakan bahwa pihaknya akan terus mencegah pengungsi dari Rakhine State memasuki Thailand.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.