Korut sendiri sering menandai peristiwa penting dalam penanggalannya dengan melakukan tes senjata, seperti uji coba nuklir kelima tahun lalu pada tanggal 9 September untuk memperingati ulang tahun pendirian negara tersebut.
”Saya mengerti ini merupakan peringatan penting bagi Korea Utara. Kami ingin mempertahankan rasa urgensi,” kata Onodera kepada wartawan.
Penasihat keamanan nasional Korea Selatan, Chung Eui-yong, dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Moon Jae-in pekan lalu juga memprediksi bahwa rezim Kim Jong-un akan melakukan tindakan provokasi sekitar tanggal 10 hingga 18 Oktober. Namun, dia tidak merinci lebih lanjut.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.