Tak hanya korban tewas, penyerangan ini juga membuat dua orang anggota militer lainnya terluka. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan dua orang pejabat. Mereka berbicara dengan sangat berhati-hati karena tidak mendapat wewenang untuk membahas korban secara terbuka.
BACA JUGA: Tentara AS Tewas di Yaman
Kematian tersebut menandai korban pertama dari AS saat menjalankan sebuah misi. Saat penyerangan terjadi, Pasukan Khusus AS diketahui telah memberikan bantuan pelatihan dan keamanan kepada angkatan bersenjata Niger, termasuk dukungan untuk intelijen, pengawasan, dan pengintaian. (DJI)
(Rifa Nadia Nurfuadah)