Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Bendungan di Italia Jebol, 2.000 Orang Tewas Diterjang Gelombang Setinggi 200 Meter

Djanti Virantika , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2017 |06:02 WIB
HISTORIPEDIA: Bendungan di Italia Jebol, 2.000 Orang Tewas Diterjang Gelombang Setinggi 200 Meter
Bendungan Vajont di Italia. (Foto: Getty Images)
A
A
A

Hal yang ditakutkan terjadi. Pada 1963, hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Pada pukul 22.41 waktu setempat, lahan yang basah tidak dapat lagi menahan guyuran hujan. Sebuah bencana pun terjadi.

Longsoran besar runtuh dari atas gunung. Sekira 45 menit kemudian, bongkahan besar itu terjun ke bendungan yang baru dibuat tersebut dan seketika menciptakan tsunami besar. Gelombang air lebih dari 200 meter (m) muncul di atas bendungan sebelum terjun cepat ke Longarone.

Terjangan air pun tak dapat dihindarkan. Sebelum menerjang permukiman, pekerja yang tinggal di samping bendungan itu terbunuh terlebih dahulu. Air yang tergusur jatuh di atas bendungan, kemudian masuk ke Sungai Piave yang berada di bawahnya.

Sungai itu kemudian menerjang Kota Longarone. Tsunami besar menyerbu permukiman warga. Di bawah guyuran hujan, tak banyak warga yang berada di luar rumah saat itu. Hal ini membuat banyak warga yang tewas karena tak mengetahui datangnya air tersebut.

Tak membutuhkan waktu lama, terjangan air itu membuat ribuan orang tewas. Hanya dalam hitungan beberapa menit, Kota Longarone hampir lenyap. Setelah memorak-porandakan Longarone, gelombang seperti tsunami itu meluncur ke San Martino. Ratusan orang lainnya tewas di sana.

Sekira 2.000 orang tewas akibat terjangan gelombang air tersebut. Seluruh warga Italia berduka saat itu. Peristiwa ini menjadi catatan kelam bagi masyarakat Negeri Piza.

Sebagai akibat dari bencana tersebut, insinyur proyek bendungan, Mario Pancini, dipanggil ke pengadilan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia menjawab pertanyaan terkait geologi daerah tersebut sebelum memulai pembangunan bendungan itu. Namun, dia bunuh diri sebelum sidang dilakukan. (DJI)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement