Namun begitu dirinya mengaku masih tetap menunggu hasil penyelidikan.
"Sekarang kan sedang dalam penelitian kepolisian, kita akan melihat kaitannya kemana, kemudian jaringannya sampai ke mana," kata Tinia.
(Baca: Pesta Gay di Harmoni, DPR: Pengawasan Terhadap Praktik Prostitusi Masih Lemah!)
Menurut dia, apabila dalam proses penyelidikan nanti ditemukan pengelola menjalankan bisnis pengelolaan jaringan gay Internasional, maka pihaknya bakal melakukan sanksi tegas berupa pembekuan izin usaha.
"Apakah usahanya ini sudah suatu jaringan yang disebut sebagai gay travel tours akan kita tindak tegasnya," pungkasnya.