Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OKEZONE STORY: Heboh Bergosip, Perempuan Abad Pertengahan Dihukum dengan Topeng Besi yang Buat Lidah Terluka saat Berbicara

Putri Ainur Islam , Jurnalis-Rabu, 25 Oktober 2017 |08:15 WIB
OKEZONE STORY: Heboh Bergosip, Perempuan Abad Pertengahan Dihukum dengan Topeng Besi yang Buat Lidah Terluka saat Berbicara
Hukuman untuk para wanita penggosip pada abad pertengahan. (Foto: The Vintage News)
A
A
A

BANYAK orang khususnya wanita, sangat menggemari kegiatan yang terkadang saat dilakukan menyebabkan lupa waktu yaitu bergosip. Wanita bergosip dengan bebasnya, entah saat makan ataupun sedang bepergian. Berbeda dengan wanita pada abad pertengahan, mereka harus berhati-hati saat berniat untuk bergosip atau tidak, sebab mereka akan mendapatkan hukuman yang amat menyakitkan.

Abad Pertengahan adalah periode yang terkenal dengan beberapa bentuk hukuman fisik yang berat. Gagasan untuk menghukum seseorang sangat terkait dengan pemahaman agama Kristen. Pelanggaran kecil menyebabkan perlakuan tidak mengenakkan bagi para pelaku dan hal tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban aksi mereka.

Pada abad pertengahan, terdapat alat khusus untuk menghukum wanita yang melakukan gosip, tindakan yang pada masa tersebut terkenal sebagai bentuk kejahatan. Alat itu berupa moncong besi yang dilapisi kerangka besi untuk mengelilingi kepala pelaku seperti topeng. Tujuan utama perangkat ini adalah untuk secara fisik mencegah orang tersebut berbicara. Terdapat tali kekang yang dimasukkan ke mulut wanita dan menekan lidahnya.

Pada saat itu, secara luas dipercaya bahwa dengan rasa sakit dan penderitaan, seseorang dapat dimaafkan dan dibebaskan dari permasalahan. Alat tersebut diyakini dapat mengandalkan prinsip keadilan. Karena kejahatan itu terkait dengan pembicaraan, mulut pihak yang bersalah pun akhirnya yang menjadi sasaran hukuman.

Berdasarkan laporan The Vintage News, Rabu (25/10/2017), dalam beberapa kasus, jika para pelaku menggerakkan lidahnya, maka akan menyebabkan luka sekaligus membuat para pelaku gosip enggan untuk berbicara. Namun di sisi lain, bentuk hukuman ini juga termasuk penghinaan publik karena wanita tersebut akan diikat seperti anjing, dalam banyak kasus oleh suaminya dan akan dipamerkan untuk menarik perhatian. Masyarakat yang lewat paling sering menghina wanita yang dipamerkan atau meludahinya. Oleh karena itu, bentuk hukuman tersebut juga mengakibatkan kasus lain yaitu kekerasan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement