nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! Polisi Austria Tangkap Pria yang Diduga Bunuh 70 Orang di Pakistan

Emirald Julio, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017 13:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 26 18 1802767 mantap-polisi-austria-tangkap-pria-yang-diduga-bunuh-70-orang-di-pakistan-9mLbRZI01N.jpg Foto anggota polisi Austria (Foto: GEPA-picture.com)

WINA – Polisi di Austria dilaporkan berhasil menangkap seorang pria yang selama ini diburu oleh otoritas Pakistan. Pria bernama Atif Z itu diduga berprofesi sebagai pembunuh bayaran dan telah menghilangkan nyawa 70 orang di Pakistan.

Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Kamis (26/10/2017) Atif yang masuk dalam Daftar Orang Paling Dicari Pakistan itu berhasil diciduk berdasarkan operasi kepolisian internasional di Kota Boly, Hungaria.

Atif berada di Boly karena ia menjalankan operasi penyelundupan manusia dan ketika ia ditangkap, polisi juga mengamankan 42 orang imigran ilegal. “Kasus ini sekali lagi menunjukkan pentingnya kerjasama internasional dalam memberantas kejahatan,” ucap Menteri Dalam Negeri Austria, Wolfgang Sobotka.

Sobotka menambahkan, ia berterima kasih kepada para penyidik Austria atas penangkatan itu. Media Austria mewartakan, Atif Z memiliki nama alias ‘Penjagal dari Pakistan' tapi para polisi di sana tidak tahu banyak mengenai apa saja kejahatan yang dilakukan pria berusia 35 tahun tersebut di negara asalnya.

Atif Z dikabarkan saat ini tengah diproses untuk dideportasi kembali ke Pakistan. Namun terdapat indikasi proses ini akan memakan waktu lama, sebab Austria tidak terbiasa mengembalikan individu ke negara asalnya jika ia dibayangi ancaman hukuman mati.

Mengingat kejahatan serta jumlah korban yang dibunuh Atif maka hukuman mati dianggap sebagai hal yang mungkin menimpanya pria itu di pengadilan Pakistan.

Penangkapan itu sebenarnya merupakan hasil usaha kepolisian internasional dalam membongkar jaringan penyelundupan manusia yang memicu krisis imigran di Eropa. Pasalnya, berdasarkan badan perlindungan perbatasan Uni Eropa, Frontx, wilayah Balkan Barat (dari Turki menuju Yunani, Hungaria dan akhirnya masuk ke Swiss atau Austria) merupakan rute yang dipilih oleh para imigran untuk memasuki Eropa pada 2015.

Pada 2015, tercatat ada lebih dari 760 ribu imigran yang memasuki wilayah tersebut agar bisa mencapai Eropa. Namun berkat usaha pengontrolan yang lebih ketat, pada 2016 jumlah imigran yang menggunakan rute tersebut menurun secara drastis hingga hanya 120 ribu saja.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini