nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Keputusan Perppu Ormas, 3 Partai Ini Berpeluang Buat Poros Sendiri di Pilgub Jatim

Nurul Arifin, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017 16:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 26 519 1802942 imbas-keputusan-perppu-ormas-3-partai-ini-berpeluang-buat-poros-sendiri-di-pilgub-jatim-GiWW0kpyRL.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

SURABAYA - Seperti diketahui, 3 partai yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuat keputusan menolak Perppu Ormas. Konstalasi politik nasional ini disinyalir akan menular ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018.

"Sudah diketahui, saat rame-rame paripurna Perpu Ormas, Partai Gerindra, PAN dan PKS satu barisan menolak Perpu tersebut disahkan menjadi Undang-undang. Nah, kekuatan itu tentunya bisa terjadi di Jawa Timur," kata CEO Lembaga Survei dan Konsultan Politik IPOL Indonesia Petrus Hariyanto kepada Okezone, Kamis (26/10/2017).

Ia mengatakan, saat ini di Pilgub Jatim telah muncul wacana poros tengah yang digawangi oleh ketiga parpol tersebut. Tentunya, meeka akan bersepakat dengan mengusung kandidat di luar kandidat yang diusung oleh partai lainnya.

Saat ini ada beberapa pasangan cagub dan cawagub yang mulai mencuat a di antaranya yang sudah pasti yakni pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas diusung oleh PDIP dan PKB.

"Sementara Khofifah Indar Parwansa yang hampir pasti didukung oleh Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura, PPP, Partai Nasdem, namun sampai saat ini belum ada calon wakil

Petrus menambahkan, kemungkinan terwujudnya poros Gerindra, PAN dan PKS di Jawa Timur sangat terbuka jika berkaca pada keputusan Perppu Ormas. Olehnya itu, saat ini yang perlu diperhatikan adalah ketiga partai memunculkan figur yang akan bertarung dengan pasangan Gus Ipul-Anas dan Khofifah.

"Bisa jadi figur baru dalam perhelatan Pilgub Jatim. Jika momentumnya tepat tentunya akan menjadi kuda hitam calon yang diusung oleh mereka itu," katanya.

Selan itu, lanjut dia, jika poros baru ini bisa memunculkkan nama atau calon sendiri, maka pertarungan di Pilgub di Jawa Timur akan semakin dinamis dan menarik. Sebab, pertarungan tidak terjadi secara head to head.

"Karena pertarungan secara Head to Head bisa membuat atmosfir politik kian memanas. Kalau tiga pasang calon akan semakin bagus. Dan ini bisa memungkinkan terjadi," pungkasnya.

(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini