Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Bandang Terjang Tanggamus, Ratusan Orang Mengungsi

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 28 Oktober 2017 |04:31 WIB
Banjir Bandang Terjang Tanggamus, Ratusan Orang Mengungsi
Banjir bandang terjang Tanggamus, Lampung. (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Hujan deras yang berlangsung beberapa jam telah menyebabkan terjadinya banjir bandang di Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Kamis 26 Oktober 2017. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan terdapat tiga kecamatan dan empat desa yang diterjang air bah.

Sutopo menuturkan, di Kecamatan Kelumbayan terdapat satu desa yang diterjang banjir bandang, yakni Desa Napal. Di Kecamatan Kelumbayan Barat ada dua desa yaitu Desa Sidoarjo dan Desa Pekon Unggak.

Sementara di Kecamatan Marga Punduh terdapat satu desa yakni Desa Penyandingan. "(Sebanyak) 100 jiwa mengungsi di Kantor Camat Kelumbayan," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Jumat 27 Oktober 2017.

Ia melanjutkan, di Kecamatan Kelumbayan talud jebol atau rusak berat dengan diameter kerusakan sekira 30 meter. Sementara di Desa Napal, 10 unit rumah rusak berat, 6 rumah rusak ringan, 400 rumah terdampak, dan jalan perbatasan antardesa putus.

Sementara di Desa Penyandingan terdapat 7 rumah rusak berat, 10 rumah rusak ringan, 267 rumah terdampak, 1 kantor sahbandar terdampak, 1 SD terdampak, dan 1 jembatan putus.

"Di Desa Sidoarjo 200 rumah terdampak dan 1 rumah rusak ringan. Di Desa Pekom Unggak, 80 rumah terdampak," terangnya.

Sutopo mengungkapkan, penyebab terjadinya banjir bandang di kawasan itu disebabkan curah hujan tinggi disertai air kiriman dari gunung dan meluapnya Sungai Napal.

"Hingga kini BPBD Tanggamus dan BPDP Lampung, Dinkes, Basarnas, Kodim, Dinsos ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan serta memansang tenda pengungsian dan dapur umum," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendistribusian bantuan berupa makanan siap saji, family kit, beras, dan mi instan. Hingga kini kondisi di lokasi kejadian masih terendam banjir setinggi 1 meter.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement