Image

Tiba di Jepang, Trump Ajak Sekutu Putuskan Sanksi Tegas untuk Korut

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Minggu 05 November 2017, 11:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 05 18 1808684 tiba-di-jepang-trump-ajak-sekutu-putuskan-sanksi-tegas-untuk-korut-hIiUPc4QUu.jpg Presiden AS Donald Trump diterima PM Jepang Shinzo Abe, Minggu 5 November 2017. (Foto: Reuters)

KAWAGOE - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Jepang, Minggu (5/11/2017). Awal tur Asia selama 12 hari ini akan dimanfaatkan Trump untuk menegaskan retorikanya yang keras terhadap Korea Utara.

Kunjungan ini dilakukan Trump di tengah meningkatnya ketegangan dunia terkait uji coba rudal dan nuklir Korea Utara. Dijadwalkan bertemu dengan PM Jepang Shinzo Abe, Trump mencari dukungan Negeri Matahari Terbit itu dalam menghadapi Korea Utara.

Reuters, Minggu (5/11/2017) melansir, saat berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Asia, Trump menyebut isu Korea Utara akan menjadi fokus pembicaraan dengan para pemimpin negara yang ditemuinya.

BACA JUGA: Presiden Trump Kunjungi 3 Negara selama Tur Asia, Ke Mana Saja?

 

Sementara itu, di hadapan ratusan prajurit Amerika Serikat dan Jepang yang mengenakan seragam kamuflase di Pangkalan Udara Yokota, Trump, yang didampingi Ibu Negara, Melania, menegaskan bahwa AS dan sekutunya bersiap membela kemerdekaan dan tidak ada satu diktator pun yang boleh meremehkan mereka.

"Sesekali, sepanjang sejarah, mereka meremehkan kita. Nyatanya hal itu tidak menyenangkan untuk mereka, bukan?" ujar Trump yang mengenakan jaket bomber tersebut.

Reaksi Korea Utara, termasuk peluncuran rudal antarbenua yang memasuki wilayah udara Jepang dan tes nuklir keenam Pyongyang, telah meningkatkan ketegangan dalam krisis internasional yang harus dihadapi pemerintahan Trump. Latihan yang dilakukan dua pesawat pengebom Amerika Serikat di sekitar Korea Selatan juga menyumbang kenaikan tensi tersebut.

"Kita tidak akan mundur, tidak akan pernah sekali pun goyah dalam membela kemerdekaan kita," tegas Trump.

BACA JUGA: Mantap! Lewat Sambungan Telefon, Trump-Abe Sepakat Terus Menekan Korut  

Sebelumnya, Trump juga mengatakan bahwa sebuah keputusan akan segera dibuat. Termasuk mempertimbangkan untuk menambahkan Korea Utara ke dalam daftar sponsor terorisme.

Tidak hanya itu, Trump juga berencana mengambil pendekatan berbeda untuk menangani masalah ini setelah bertahun-tahun yang dia sebut sebagai sebuah "kelemahan total".

"Ini adalah masalah besar bagi negara dan dunia kita, dan kami ingin menyelesaikannya. Sudah ada kelemahan total selama 25 tahun dan karena itu kami menggunakan pendekatan yang sangat berbeda," papar Trump, tanpa memberikan rincian apa pun.

BACA JUGA: Sambangi Jepang, Ini Cara Trump Tunjukkan Simpati kepada Keluarga Korban Penculikan Korut

Ini adalah tur Asia terpanjang oleh presiden Amerika Serikat sejak perjalanan George HW Bush pada 1992. Selama turnya, Trump akan mencari front persatuan dengan para pemimpin Jepang dan Korea Selatan melawan Korea Utara sebelum mengunjungi Beijing. Di sana, Trump akan meminta Presiden China Xi Jinping berbuat lebih banyak untuk mengendalikan Pyongyang.

Selain itu, Trump menyebut bahwa ia berencana untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam perjalanannya. "Saya pikir kita diharapkan akan bertemu. Kami ingin bantuan Putin di Korea Utara," tukasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini