Setelah pasang surut mediasi yang dilakukan selama berbulan-bulan, pemerintah Indonesia memutuskan untuk bersikap tegas. Dengan izin dari otoritas tertinggi di Jakarta serta persetujuan dari Inggris, Belanda dan Jerman --sebagai negara yang terlibat dalam proses negosiasi, dikirimlah delapan helikopter jenis Bell 412 dan Bolco 105 milik Dinas Penerbang AD.
Di dalam heli, Brigjen Prabowo Subianto yang ketika itu menjabat Komandan Kopassus memimpin pasukan pemukul berbaret merah.
Dalam upaya penyerbuan yang pertama, pasukan pemukul gagal menemukan gerombolan yang dituju --para sandera dan penyandera. Satuan pemburu jejak yang telah menguntit pergerakan gerombolan selama berbulan-bulan mau tak mau harus mempertajam penciuman mereka. Mereka kemudian berhasil menemukan keberadaan gerombolan dengan bantuan pesawat tanpa awak (RPVs) yang dilengkapi pemindai termal yang disewa dari Singapura.
"Sekarang ini tim sedang melakukan pengejaran GPK untuk memburu anggota GPK," kata Kasum ABRI Letjen Soeyono ketika itu.
Episode 129 hari penyanderaan itu diakhiri. Satu unit pemukul yang terdiri dari sembilan anggota Kopassus berhasil menghimpit gerombolan. Dari upaya ini, Kopassus berhasil menyelamatkan sembilan dari 11 sandera. Dua orang sandera lainnya, yakni Navy Panekenan dan Yosias Mathias Lasamuhu tewas dibacok OPM. Dari pihak OPM, delapan orang tewas dalam pertempuran jarak dekat, sedang dua lagi ditahan.
Operasi ini dirancang begitu matang. Dengan melibatkan kesatuan Marinir, Batalion 330 Kostrad dan Batalion Organik Kodam VIII Trikora sebagai pasukan penyekat. Pasukan ini stand by di titik-titik yang sudah ditentukan oleh geolog Wanadri, Tedy Kardin. Operasi pembebasan ini didukung oleh total 400 personel gabungan. Dari jumlah tersebut, lima orang tentara gugur akibat jatuhnya helikopter saat penyerbuan.
"Ini operasi gabungan yang melibatkan banyak kesatuan," ujar Prabowo.
(ydp)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.