Share

Terima Undangan Presiden Prancis, PM Hariri Batal Pulang ke Lebanon

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 16 November 2017 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 16 18 1815314 terima-undangan-presiden-prancis-pm-hariri-batal-pulang-ke-lebanon-geRI9r0scM.jpeg PM Lebanon, Said Hariri. (Foto: Reuters)

PARIS – Perdana Menteri (PM) Lebanon Said Hariri telah menerima undangan Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk meninggalkan Arab Saudi dan pergi ke Prancis. Hal itu disampaikan juru bicara Elysee Palace atau Istana Kepresidenan Prancis sehari setelah Presiden Lebanon menuduh Arab Saudi telah menjadikan Hariri sebagai sandera.

BACA JUGA: Bantu Redakan Ketegangan Pasca-PM Lebanon Mengundurkan Diri, Presiden Macron Undang Hariri ke Prancis

β€œDia akan datang ke Prancis dan Pangeran (Arab Saudi, Mohammad bin Salman) telah diberitahu mengenai hal ini,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis, Jean-Yves Le Drian sebagaimana dilansir CNN, Kamis (16/11/2017).

Pernyataan mengenai kepergian Hariri tersebut disampaikan Le Drian bersama Menlu Arab Saudi, Adel al Jubeir, dalam sebuah keterangan bersama. Hal ini berarti Prancis akan memainkan peran penting dalam menengahi krisis politik yang terjadi di Lebanon menyusul pengunduran diri Hariri dua pekan lalu.

Le Drian mengatakan bahwa dia tidak mengetahui kapan Hariri akan tiba di Prancis. Namun, putra dari mendiang PM Lebanon Rafiq Hariri itu rencananya akan bertemu dengan Presiden Macron saat berada di Prancis.

Said Hariri mengundurkan diri secara mendadak di tengah kunjungannya ke Arab Saudi pada 4 November. Sejak saat itu, dia belum kembali ke Lebanon karena mengaku cemas akan keselamatannya. Β 

BACA JUGA: Pengunduran Dirinya Picu Polemik, Hariri Pulang ke Lebanon 2 Hari Lagi

Presiden Lebanon, Michel Aoun menyambut baik undangan Presiden Prancis kepada Hariri. Aoun mengatakan, dia akan menunggu kepulangan Hariri dari Prancis sebelum menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil Pemerintah Lebanon.

"Berharap krisis telah berakhir dan bahwa pintu menuju solusinya telah dibuka dengan diterimanya undangan Hariri untuk pergi ke Prancis," ujar Aoun.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini