"Saya melihat, mereka bisa menimbulkan masalah banyak, seperti, masalah sosial, masalah prostitusi dan masalah HIV. Maka itu saya akan bekerjasama dengan institusi terkait untuk pemulangan mereka," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, pada Jumat 15 November pagi, 13 prajurit Kopassus melakukan operasi senyap dibantu prajurit dari Ton Taipur Kostrad dan Raider Yonif 751. Mereka berhasil menguasai Kampung Banti 1, Banti 2 dan Kimbeli yang sebelumnya dikuasai kelompok OPM dengan menyandera ribuan warga sipil di wilayah itu.
Setelah lokasi berhasil dikuasai dan memukul mundur kelompok tersebut, tim evakuasi yang dipimpin Kapolda Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Asops Kapolri masuk ke perkampungan melakukan proses evakuasi terhadap warga menuju Tembagapura, selanjutnya dievakuasi turun ke Kota Timika.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.