nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Delapan Hari Penuh Drama, Presiden Zimbabwe Akhirnya Resmi Mengundurkan Diri

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Selasa 21 November 2017 23:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 21 18 1818190 delapan-hari-penuh-drama-presiden-zimbabwe-akhirnya-resmi-mengundurkan-diri-jXKbTKJYBT.jpg Presiden Zimbabwe Robert Mugabe akhirnya mengundurkan diri. (Foto: Reuters)

HARARE - Presiden Zimbabwe yang memimpin selama 37 tahun, Robert Mugabe, akhirnya resmi mengundurkan diri. Hal tersebut disampaikan oleh ketua parlemen Zimbabwe. Pengumuman tersebut muncul saat sidang parlemen yang menginginkan pencapaian dan membuat negara tersebut ke era baru.

Langkah tersebut mengakhiri krisis berkepanjangan selama delapan hari di ibu kota Zimbabwe, Harare, di mana kelompok militer mengambil alih ibu kota pada pekan lalu untuk menghalangi bangkitnya kekuasaan istri Mugabe dan faksi dalam partai Zanu-PF.

Menurut laporan The Guardian, Selasa (21/11/2017), sebuah surat diajukan ke parlemen oleh pria berusia 93 tahun tersebut. Surat itu mengatakan keputusannya untuk mengundurkan diri adalah sukarela.

BACA JUGA: Tidak Jelas Kabarnya, Grace Mugabe Dilaporkan Ditahan di Markas Militer Rahasia

Kegembiraan pun tak bisa terelakkan di kalangan anggota parlemen ketika Jacob Mudenda, pembicara dalam pertemuan tersebut, mengatakan kepada parlemen mengenai pengunduran diri Mugabe. Sorak-sorai dan perayaan juga terasa di jalan-jalan Harare.

Proses pendakwaan melawan Mugabe dimulai lebih awal pada Selasa 21 November karena partai yang berkuasa, Zanu-PF, sudah memiliki tekad bulat menyingkirkan Mugabe dari jabatannya. Ribuan warga Zimbabwe muncul di luar parlemen untuk mendesak anggota parlemen sambil bernyanyi, menari, dan melambaikan plakat di alun-alun Persatuan Afrika.

BACA JUGA: Presiden Zimbabwe dan Mantan Wapres Dikabarkan Akan Bertemu

Meski beberapa masih menganggap mantan gerilyawan itu pahlawan perjuangan pembebasan, Mugabe yang banyak dikecam sebagai diktator bersiap mengorbankan kesejahteraan ekonomi 13 juta orang untuk tetap berkuasa.

Kejatuhannya akan bergema di seluruh benua di mana ratusan juta orang masih menderita akibat para penguasa yang rakus dan kejam serta ditolak oleh pejabat korup atau tidak kompeten.

BACA JUGA: Parpol Penguasa Zimbabwe Beri Presiden Mugabe Waktu Kurang dari 24 Jam untuk Lengser

Kini tugas memimpin negara diserahkan kepada Emmerson Mnangagwa, wakil presiden yang dipecat oleh Mugabe 13 hari yang lalu, untuk mengambil alih kekuasaan. Dia ditunjuk sebagai pemimpin sementara Zanu-PF pada pertemuan yang diselenggarakan pada Minggu 19 November.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini