Tak Ingin Jadi Korban Cyber Crime? Ikuti Langkah Ini!

Advertorial, Okezone · Kamis 23 November 2017 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 23 542 1819234 tak-ingin-jadi-korban-cyber-crime-ikuti-langkah-ini-Hi6Q3aJtyQ.jpg Ilustrasi cyber crime (Foto: shutterstock)

SECARA sederhana cyber crime diartikan sebagai segala jenis aktivitas kriminal yang menggunakan teknologi telematika sebagai media.  Bentuk cyber crime beragam, mulai dari yang 'low tech' seperti pencemaran nama baik melalui media sosial sampai 'high tech' berupa pencurian data kartu kredit dan data nasabah.

Baru-baru ini pemerintah memberi perhatian serius terhadap cyber crime yang low tech, berupa penyebaran berita bohong alias hoax, karena berdampak massif di masyarakat. Khusus yang high tech, Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) memberikan beberapa tip untuk mencegah kejahatan berupa pencurian data.

Gunakan enkripsi data seperti WPA2: Wi-Fi Protected Access 2, dan lain-lainnya pada jaringan lokal (LAN) nirkabel di rumah atau kantor sehingga komunikasi teks tidak dapat disadap. Cara ini juga bisa mencegah akses yang tidak sah.

Bagi pengguna smartphone, dianjurkan selalu memperbarui sistem operasi, aplikasi, dan perangkat lunak antivirus. Saat mengungunduh aplikasi, pastikan memeriksa apakah situs tersebut dapat dipercaya dan cek siapapenyedia aplikasi itu.

Pengguna internet diharapkan lebih berhati-hati saat mengeklik situs yang tidak bisa dipercaya.

Pengguna surat elektronik dianjurkan tidak membuka lampiran email atau alamat situs yang mencurigakan. "Install perangkat lunak antivirus dan pastikan selalu up to date, serta secara berkala memperbarui aplikasi dan sistem operasi," ujar Gatot kepada wartawan di Jakarta.

Pelaku industri telekomunikasi, seperti PT Prosperita dan ESET Indonesia, juga punya tips agar masyarakat bisa berinternet dengan aman dan nyaman.

Melindungi Perangkat

Langkah paling mendasar untuk mengamankan perangkat adalah menggunakan tiga teknologi murah; aplikasi antivirus, antispyware, dan firewall. Satu tambahan lagi, dan mutlak diperlukan, gunakan antiransomware.

Beberapa perusahaan penyedia jasa keamanan internet menyediakan software pengaman komprehensif dan mencakup empat aplikasi  tersebut dalam satu paket. Selain murah, software memberikan proteksi menyeluruh. Hindari menggunakan software bajakan, karena tidak sanggup memberikan perlindungan tepat.

Update Sistem Operasi, Aplikasi dan Antivirus

Perlu diketahui betapa banyak serangan melalui internet yang memanfaatkan kelemahan sistem perangkat Anda. Update secara berkala adalah langkah penting dan vital bagi pengguna internet. Pengembang aplikasi juga menyediakan fitur update berkala yang secara otomatis menambah kemampuan.

Membuat Salinan atau Backup

Backup harus dilakukan secara rutin. Pastikan data salinan disimpan di tempat yang aman. Simpan backup pada eksternal drive dengan kapasitas memadai, dan pastikan tidak terhubung dengan komputer lain atau jaringan, karena jika komputer backup terinfeksi dengan jenis ransomware, file backup bisa terenkripsi, bahkan jika disimpan di cloud sekali pun.

Agar semakin aman, gunakan teknologi enkripsi (secure data) pada eksternal drive atau folder. Jika terjadi pencurian pada perangkat enternal atau akses drive, pencuri tidak dapat membaca data.

Laporkan Email dan Website Phishing

Salah satu metode yang paling sering dilakukan para penipu adalah menggunakan situs palsu. Pengguna menerima email dari alamat pengirim yang terlihat familiar dan terpercaya, dengan link yang mengarahkan Anda ke sebuah portal palsu.

Untuk mencegah hal ini, sangat penting melaporkan situs phishing dari browser yang digunakan, dan juga melaporkannya kepada provider antivirus jika tidak mampu mengenali situs sebagai portal berbahaya.

Ubah Password

Ada banyak cara untuk membongkar kata sandi (password). Seperti kita tahu teknologi seperti pedang bermata dua yang bisa menebas penggunya. Jadi, pastikan pengguna memiliki password yang kuat, mengubahnya secara teratur, dan tidak menggunakan kata sandi yang sama untuk akun berbeda.

Pilar ini akan membantu menjaga kunci identitas digital kita tetap aman dari penjarahan. Password yang kuat terdiri paling sedikit 8 karakter dan mengandung unsur huruf besar, huruf kecil, angka dan karakter.

Otentikasi Dua Faktor (2FA)

Developer sudah saatnya menggunakan Two Factor Authentication (2FA) dalam mengamankan akses masuk dan saat melakukan proses yang krusial, misalnya saat menyetujui pembayaran. Meskipun sudah mengimplementasikan beragam teknik untuk melindungi password, masih saja hal ini belum bisa memberikan jaminan menyeluruh. Namun, otentikasi dua faktor, secara signifikan akan meningkatkan tingkat keamanan, jadi manfaatkanlah.

Bagi penggemar media sosial, aktifkan fitur ini. Setiap percobaan akses akan otomatis mengirimkan alert dan membutuhkan authentikasi tambahan melalui SMS atau email yang didaftarkan. Jika penjahat siber berhasil mencuri password Anda, mereka tidak akan dapat melakukan kerusakan yang signifikan, karena mereka masih perlu memasukkan kode yang dihasilkan oleh lapisan tambahan keamanan ini.

Lindungi Identitas

Jangan membagi informasi sensitif dan data pribadi Anda di internet. Baik itu nomor kartu tanda penduduk (termasuk foto KTP), tanggal lahir, foto-foto pribadi, kegiatan anak dan lain-lain. Facebook yang memiliki jumlah pengguna terbesar di Indonesia memiliki pengaturan privasi beragam dimana pengguna dapat mengatur dengan siapa saja ingin berbagi informasi.

Periksa Status Rekening Bank

Periksalah saldo rekening Anda secara rutin, tujuannya untuk mendeteksi penyimpangan atau transaksi yang tidak diketahui.

Amankan Chat/SMS

Jangan mudah percaya dengan berita/url yang menyebar via applikasi Chat atau SMS. Seperti halnya email phising, metode serupa digunakan penyebar yang tidak bertanggungjawab. Hindari mengeklik berita/tulisan yang tidak ada korelasinya dengan kita. Curigai setiap tawaran melalui short url, dan segera hapus tulisan yang dirasa tidak penting dan tidak perlu disebarluaskan.

Selalu Waspada

Memahami bagaimana cara kerja hoax/phising adalah langkah terbaik tidak menjadi korban. Berbagi pengetahuan yang kita miliki akan membantu banyak orang terhindar dari masalah yang sama.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini