BACA JUGA: Myanmar - Bangladesh Sepakat Pulangkan Ratusan Ribu Etnis Rohingya
Kesepakatan pemulangan tersebut, salah satunya mewajibkan pengungsi terdaftar dan untuk membuktikan kewarganegaraan Myanmar. Banyak dari mereka yang melarikan diri tidak akan mampu menyediakan dokumentasi. Pasalnya, sejumlah populasi Rohingya telah ditolak kewarganegaraannya dan diklasifikasikan sebagai imigran ilegal di Myanmar meskipun telah tinggal di negara itu berabad-abad lamanya.
Bangladesh dan Myanmar juga sepakat untuk memulihkan keadaan di Rakhine agar memungkinkan warga Rohingya yang dipulangkan dapat menjalani hidup yang lebih baik. Dalam pertemuan itu, Myanmar juga telah mengirim daftar tersangka yang memicu kerusuhan dan melarikan diri ke Bangladesh serta meminta pihak berwenang ke sana untuk menginvestigasi sekaligus mengembalikan mereka.
BACA JUGA: Nah! Myanmar-Bangladesh Sepakati Rencana Pemulangan Pengungsi Rohingya
Sebagaimana diketahui lebih dari 600 ribu warga Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh. Bangladesh telah berpuluh-puluh tahun menghadapi arus masuknya Rohingya yang melarikan diri. Sayangnya, rencana pemulangan ini ditolak oleh sebagian besar Muslim Rohingya sendiri. Banyak dari mereka yang tidak bersedia kembali karena mengkhawatirkan nyawa mereka.
(Rufki Ade Vinanda)