Image

Buka BDF X 2017, Menlu Retno Sampaikan Dukungan untuk Palestina

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 09:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 18 1826518 buka-bdf-x-2017-menlu-retno-sampaikan-dukungan-untuk-palestina-k0LXjuaIj3.jpg Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menyampaikan dukungan kepada Palestina saat membuka BDF X 2017 (Foto: Portal Kemlu RI/Twitter)

SERPONG - Tepuk tangan menggema di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) saat Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi menyampaikan dukungan untuk Palestina sekaligus mengecam langkah Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dalam pembukaan Bali Democacy Forum X 2017.

BACA JUGA: Diikuti 103 Delegasi, BDF X 2017 Resmi Dibuka 

"Saat kita berkumpul di sini hari ini untuk menghormati demokrasi untuk menghormati dialog, pagi ini Presiden AS mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Kami mengecam pengakuan ini," kata Menlu Retno mengawali pidatonya, Kamis (7/12/2017).

Pernyataan itu langsung disambut dengan tepuk tangan dari para delegasi yang berada di ruangan. Tepuk tangan kembali bergema saat Menlu Retno menegaskan kembali komitemen pemerintah dan rakyat Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina memperjuangkan hak dan kemerdekaannya.

"Saya berdiri di sini mengenakan syal Palestina untuk menunjukkan komitmen Indonesia, rakyat Indonesia untuk selalu bersama rakyat Palestina untuk memperjuangkan hak mereka," lanjutnya.

BACA JUGA: Pemerintah AS Resmi Umumkan Status Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel 

Sebagaimana diketahui, Pemerintah AS telah mengumumkan untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Langkah itu dinilai tidak saja membahayakan proses perdamaian tetapi juga perdamaian dan stabilitas terutama di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA: Jelang Pengumuman Status Yerusalem, Pemerintah RI Berharap AS Berubah Pikiran

Negeri Paman Sam sebelumnya selalu mempertahankan status quo dari Yerusalem dan berkeras bahwa status Yerusalem harus ditentukan melalui dialog, bukan pengakuan sepihak. Akan tetapi, sikap tersebut dilanggar secara sepihak lewat pengakuan terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

BACA JUGA: OKI Akan Gelar Pertemuan Khusus untuk Respons Keputusan AS Soal Yerusalem

Menlu Retno menyampaikan, negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) direncanakan akan melakukan pertemuan khusus untuk merespons keputusan tersebut. Pertemuan akan dilakukan dalam waktu dekat meski belum dapat diketahui persisnya kapan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini