Image

Seorang Wanita di Inggris Beri Ganja dan Lecehkan Remaja 15 Tahun

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 00:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 18 1827054 seorang-wanita-di-inggris-beri-ganja-dan-lecehkan-remaja-15-tahun-YO1Z2j4Ybj.jpg Amanda Leather (Foto: IBTimes)

WAKEFIELD - Seorang wanita berusia 28 tahun harus membayar perbuatannya dengan mendekam di penjara selama 5 tahun. Wanita yang diketahui bernama Amanda Leather terbukti telah melakukan pelecehan seksual terhadap remaja laki-laki berusia 15 tahun.

Peristiwa tersebut terungkap setelah korban 'membual' kepada teman-temannya tentang apa yang telah terjadi antara ia dan Leather. Korban mengatakan bahwa mereka berdua mengisap ganja saat menonton film. Tak hanya itu, Leather juga memijat punggung korban lalu menidurinya. Setelah mendengar cerita tersebut, orangtua korban langsung melapor polisi.

BACA JUGA: Seorang Remaja Laki-Laki di Inggris Bobol Rumah dan Lecehkan Wanita 21 Tahun

Pengadilan mendengar pengakuan wanita asal Wakefield, West Yorkshire, Inggris, tersebut setelah pelaku mencoba menutupi kasusnya dengan mencoba menghancurkan telefon genggam anak laki-laki itu untuk menyingkirkan pesan yang memberatkan hukumannya.

Namun pihak kepolisian berhasil menemukan kembali pesan melalui Facebook tersebut antara Leather dan korban. Pelaku mengatakan kepada korban bahwa dia ‘terangsang' dan memiliki 'pikiran kotor' tentang korban.

Leather menolak tuduhan pelecehan terhadap anak laki-laki tersebut. Dia mengklaim bahwa pesan teks dari telefonnya telah dikirim oleh korban ke telefon genggamnya sendiri.

BACA JUGA: Tega! Remaja Australia Perkosa dan Rampok Nenek 84 Tahun

"Anda telah dinyatakan bersalah oleh juri dan menurut saya buktinya sangat luar biasa. Anda juga mengacaukan emosi korban. Mungkin pada saat itulah dia ingin membual tentang apa yang terjadi dengan Anda, tapi pada usia 15 tahun, dia tidak dalam posisi untuk memahami efek jangka panjang yang akan terjadi padanya,” ungkap pihak pengadilan, dilansir dari Daily Mail, Jumat (8/12/2017).

“Anda mendorongnya untuk menggunakan ganja dengan membeli dan mengisap ganja dengannya. Apa yang ingin Anda lakukan adalah membuatnya setara. Tapi dia tidak setara karena adalah seorang anak-anak. Anda telah membuatnya menjadi pembohong dan telah menggambarkan diri Anda sebagai korban dalam semua ini. Tapi Andalah yang telah berbohong,” tambahnya.

BACA JUGA: Tragis! Tak Hanya Diperkosa, Alat Vital Perempuan Ini Juga Disiram Air Keras

Catherine Silverton, pengacara Leather, mengatakan bahwa kliennya merasa tidak melakukannya dan terus menyangkal pelanggaran tersebut. Pengacara tersebut mengatakan bahwa Leather akan berjuang untuk mengatasi kehidupan di dalam tahanan.

“Pada saat pembebasannya dari penjara Leather harus berada pada daftar pelanggaran seksual dan saya harap kasus ini dapat dijadikan sebagai peringatan hukuman yang bisa dilakukan oleh pelaku pelanggaran semacam ini,” tukas pengacara yang tidak memberikan identitasnya tersebut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini