JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan, konflik Palestina dan Israel sudah melampaui isu agama. Ini adalah persoalan kemanusiaan yang harus ditentang oleh seluruh dunia. Konflik semakin memanas setelah pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
"Dunia harus bersuara, ini sudah melampaui batas agama, karena isu Palestina bukan isu agama, tetapi bagaimana kita harus memerdekakan sebuah bangsa yang sudah ditindas puluhan tahun," kata Charles kepada Okezone, Minggu (10/12/2017).
Charles menjelaskan, pengakuan yang dilakukan Trump sangat membahayakan proses perdamaian Palestina dan Israel. Selain itu, tak kalah berbahaya, pengakuan ini berpotensi besar ditunggangi oleh kelompok-kelompok radikal untuk melancarkan aksi teror.
"Ini bisa dijadikan alasan bagi kelompok-kelompok radikal. Isu ini sangat rawan dibajak oleh kelompok radikal dalam melancarkan aksi tindak kekerasan, terorisme," lanjut dia.
Charles meyakini Indonesia bisa berperan aktif menentang keputusan Trump tersebut. Upaya diplomasi ke forum-forum internasional bisa dilakukan terutama agar tidak ada negara lain yang melakukan pengakuan serupa seperti AS.