Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aksi 9 Pencuri di Indonesia Ini Berujung Sial, Nomor 5 Konyol Banget

Fitriyani , Jurnalis-Rabu, 13 Desember 2017 |19:07 WIB
Aksi 9 Pencuri di Indonesia Ini Berujung Sial, Nomor 5 Konyol <i>Banget</i>
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

SIAPA bilang penjahat cukup bermodal otot? Nyatanya, mereka juga butuh pemikiran matang agar tidak terciduk polisi.

Meski begitu, banyak juga penjahat gagal dalam melancarkan aksinya. Bahkan, kekonyolan dan kebodohanlah yang sering mengungkapkan aksi kriminal mereka.

Kisah unik seperti itu tentu akan sangat sayang untuk dilewatkan. Beberapa aksi penjahat paling bodoh nan konyol di Indonesia sepanjang 2017 versi Okezone.com ini layak Anda simak.

1. Mencuri Mobil, Motor Sendiri ditinggalkan

Kasus kriminal konyol pertama datang dari Sukabumi pada Oktober 2017. Saat itu seorang pria bernama Mahmud Wanda Herdrawan (35) dibekuk polisi setelah ia bersama rekannya, R, mencuri kendaraan roda empat jenis pikap.

Polisi mampu dengan cepat menangkap keduanya karena hal tak terduga. Saat mencuri pikap, mereka meninggalkan sepeda motor yang sebelumnya dipakai. Alih-alih meraup untung, keduanya kini harus mendekam di balik jeruji besi.

2. Jatuh dari Atap, Pencuri ini Dikeroyok Massa

Ada peribahasa yang cocok untuk menggambarkan pencuri ini yaitu ‘Sudah jatuh, tertimpa tangga’. Seorang pencuri sepeda motor bernama Fahri Saputra (37) babak belur dikeroyok massa pada November 2017. Saat itu, Fahri sedang merusak kunci motor korbannya.

Lalu ada saksi yang melihatnya dan berteriak ‘maling’. Mendengar ada yang berteriak, Fahri pun lari dan langsung naik ke atas genteng rumah warga. Tepat di atas sebuah bengkel, Fahri jatuh dan mengenai kap mobil. Ia pun terluka di bagian kepala dan kaki.

3. Bukannya Bertugas, Satpam ini Malah Nyolong Motor

Seorang satpam seharusnya bertugas untuk menjaga keamanan. Tetapi berbeda dengan yang dilakukan satpam di Jakarta Barat ini.

Berbekal keahlian menjaga keamanan, Heni Kuswoyo malah bergabung dengan komplotan pencuri sepeda motor. Keterlibatan Heni terungkap saat salah satu korbannya memeriksa rekaman kamera CCTV. Di video itu terlihat, Heni menggunakan motor Scoppy bernomor polisi B 6311 PQB milik korban untuk melakukan aksi pencurian lagi.

4. Polisi Tangkap Pencuri Saat Razia

Sejumlah anggota kepolisian dari Polres Ngawi, Jawa Timur sedang melakukan razia kendaraan yang melintas. Razia tersebut bertujuan mencegah aksi kriminalitas dan mewujudkan tertib berlalu lintas. Tak disengaja, polisi malah menangkap pelaku pencurian motor. Entah nasib pencuri itu yang buruk atau polisi yang beruntung. Peristiwa itu terjadi pada Agustus 2017.

5. Pencuri Sembunyi di Rumah Pangdam TNI

Maksud hati ingin menyelamatkan diri dari kejaran massa, namun tindakan konyol malah dilakukan seorang penjambret bernama Muchtar.

Saat korban dan temannya sedang berkendara dengan sepeda motor, tiba-tiba kendaraan mereka dipepet oleh motor Muchtar. Dari atas motor, Muchtar lalu merampas gadget korban.

Karena korban langsung berteriak ‘jambret’, Muchtar pun panik dan langsung melarikan diri. Niatnya menghindari kejaran korban, ternyata Muchtar malah bersembunyi di rumah dinas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra di Jalan Wastukancana, Kota Bandung. Nahas banget, ya?

6. Pencuri yang Budiman

Biasanya pencuri punya trik sendiri saat menjebak korbannya. Demikian juga pencuri sepeda motor bernama Fadli Irwansyah (42). Meski begitu, setelah tertangkap Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Fadli berubah menjadi budiman. Bagaimana tidak, Fadli memberikan sejumlah tips agar pencuri sepeda motor seperti dirinya kesulitan ‘memetik’ target operasinya.

Fadli membeberkan apa yang seharusnya dilakukan warga saat memarkir motor supaya tidak mudah digondol pencuri. Menurut Fadli, saat memarkir motor, sebaiknya kita mengarahkan stang ke kanan. Sebab, kata Fadli, posisi itu menyulitkan pencuri untuk memasukkan kunci T saat membobol sepeda motor.

7. Sudah Dijual, Tapi Dicuri Lagi

Seorang remaja, Fikri Fhaturrachman (19), menjual sepeda motor melalui postingan di media sosial. Tertarik dengan penawaran Fikri, M Thohir (32) membeli sepeda motor tersebut.

Entah apa yang ada di pikiran Fikri, berbekal kunci duplikat, ia malah mencuri sepeda motor yang sudah dibeli Thohir tersebut lalu mengunggah fotonya kembali ke media sosial pada September 2017. Thohir yang mengetahui aksi Fikri ini langsung melaporkannya ke Polsek Kebon Jeruk.

Dari hasil penyelidikan terungkap, transaksi penjualan itu hanya bagian rencana jahat Fikri bersama temannya, Anis. Sebelum menjual motornya, Fikri lebih dulu menduplikat kunci motor tersebut. Selang beberapa hari, Anis diam-diam mencuri sepeda motor yang terparkir di rumah Thohir. Akibat perbuatannya mereka harus mendekam di penjara selama 7 tahun.

8. Sudah Tertabrak, Kena Bogem Pula

Mungkin peribahasa ‘sudah jatuh tertimpa tangga’ cocok untuk penjambret di Pekanbaru, Riau, ini. Ia tertabrak mobil usai beraksi. Nahasnya, tak hanya tertabrak mobil, ia menjadi bulan-bulanan massa yang menghujaninya dengan bogem mentah karena geram dengan ulahnya.

9. Lagi Beraksi, eh Motor Mogok

Nasib sial menimpa seorang pemuda di Medan yang beraksi sebagai bandit jalanan setelah menjambret pasangan suami istri (pasutri). Pemuda tersebut adalah Rio Kaban (18). Dia babak belur dihajar massa setelah sepeda motor yang ditumpanginya mogok usai merampok korbannya.

Saat kejadian, korban berboncengan sepeda motor hendak mengaji ke rumah ustadz. Tiba-tiba korban dipepet Rio dan rekannya yang berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion. Setelah merampok korbannya, tiba-tiba motor yang dipakai Rio mogok di tengah jalan. Warga yang melihat kejadian itu langsung menghajarnya. Akibat perbuatannya, Rio dihukum selama 12 tahun. (rfa)

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement