Share

Israel Tutup Jalur Penyeberangan di Gaza Pasca-serangan Roket

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Kamis 14 Desember 2017 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 14 18 1830421 israel-tutup-jalur-penyeberangan-di-gaza-pasca-serangan-roket-ubDHqys900.jpg Militer Israel berpatroli di Jalur Gaza. (Foto: Reuters)

YERUSALEM - Pemerintah Israel mengumumkan akan menutup jalur penyeberangan di perbatasan Gaza sebagai tanggapan atas peluncuran roket dari Palestina. Sebagaimana diketahui, klaim Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem telah memicu kemarahan Palestina dan menyebabkan serangan dari militan Hamas meningkat.

Pesawat Israel sendiri diketahui telah menyerang tiga fasilitas milik Hamas di Gaza pasca-peluncuran roket terakhirnya. Ketiga fasilitas yang dihancurkan Israel termasuk kamp pelatihan dan gudang penyimpanan senjata. Melansir Reuters, Kamis (14/12/2017), Hamas telah meluncurkan sekira 15 roket pasca-pengumuman Presiden Donald Trump terkait status Yerusalem.

BACA JUGA: 4 Warga Palestina Tewas dan 1.632 Terluka oleh Tentara Israel Selama Demonstrasi Terkait Yerusalem

Dua roket milik Hamas berhasil dicegah oleh sistem antirudal Iron Dome milik Israel dan meledak di udara. Beruntung, tak ada laporan korban jiwa di kedua sisi perbatasan. Dari belasan roket yang diluncurkan Hamas juga tak satu pun proyektil yang menyebabkan kerusakan besar dan korban jiwa.

Sebelumnya, Israel juga mengumumkan telah menghancurkan sebuah terowongan lintas batas milik Hamas di jalur Gaza. Terowongan yang dihancurkan tersebut telah memungkinkan pasukan bersenjata Hamas untuk mengelabui pasukan Israel selama perang 2014. Namun pengumuman tersebut sendiri telah dihapus oleh Israel mengingat meningkatnya ketegangan di perbatasan Gaza.

Demonstrasi dan protes menentang klaim Pemerintah AS bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel masih terjadi di berbagai negara. Bahkan, dalam aksi unjuk rasa belum lama ini, Kementerian Kesehatan Palestina mencatat 4 orang dan 1.632 orang terluka.

BACA JUGA: Israel Hancurkan Terowongan Milik Hamas di Jalur Gaza

Saat bertemu dalam KTT Luar Biasa di Istanbul, Turki, negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), terutama Indonesia, sepakat untuk terus mendukung Palestina. Bahkan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan Indonesia kepada negaranya secara langsung ke Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini