Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pernah Terjebak Macet 6 Jam, Alasan Jokowi Instruksikan Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Jum'at, 15 Desember 2017 |15:02 WIB
Pernah Terjebak Macet 6 Jam, Alasan Jokowi Instruksikan Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi
Presiden Jokowi (foto: Biro Pers Setpres)
A
A
A

(foto: Biro Pers Setpres)

Tak hanya sampai di situ, Sukabumi direncanakan juga akan memiliki bandaranya sendiri. Pihaknya berharap agar pada tahun 2020 bandara tersebut sudah siap untuk melayani penumpang angkutan udara. Saat ini pemerintah baru akan memulai proses pembebasan lahan.

(Baca Juga: Kereta Bogor-Sukabumi, Menhub: Kita Bangun Tahap I Jalur Ganda Cicurug-Cigombong)

Dengan tersedianya sejumlah sarana transportasi tersebut, masyarakat Sukabumi pada akhirnya akan memiliki beragam pilihan transportasi. Presiden sendiri berharap agar masalah kemacetan yang pernah dialami sendiri olehnya dan sebagian masyarakat di sana dapat diselesaikan dengan pembangunan infrastruktur transportasi itu.

"Kita tidak ingin terjadi lagi Bogor-Sukabumi itu enam jam. Atau yang dari bandara Soekarno-Hatta ke Sukabumi, ada yang menyampaikan ke saya, delapan sampai sembilan jam. Ini sudah sangat keterlaluan. Betul-betul terlalu," ujarnya.

Kehadiran sarana transportasi jalan tol, kereta api, dan bandara di Sukabumi dianggap sangat penting oleh Presiden. Ia menyadari betul potensi besar dari wilayah Sukabumi yang akan dapat dimanfaatkan bila tersedia infrastruktur transportasi pendukung.

"Potensi di Sukabumi ini besar. Produk-produk agrobisnisnya banyak kemudian potensi pariwisatanya besar. Kalau tidak ditunjang oleh transportasi yang baik ya produk-produk itu tidak bisa keluar dengan daya saing yang baik," ujar Presiden kepada jurnalis yang hadir di lokasi.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement