Serang Tentara Israel yang Masuk Rumahnya, Gadis Palestina Diciduk Aparat

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Selasa 19 Desember 2017 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 19 18 1832994 serang-tentara-israel-yang-masuk-rumahnya-gadis-palestina-diciduk-aparat-zyIxHxwvsR.jpg Prajurit Israel diserang oleh warga Palestina karena dituduh merusak rumah (Foto: BBC)

TEPI BARAT – Aparat keamanan Israel menangkap seorang gadis Palestina yang dituduh melakukan serangan terhadap seorang prajurit militer di Tepi Barat. Gadis bernama Ahed Tamimi itu muncul dalam sebuah video yang menjadi viral di media sosial.

Video tersebut menampilkan beberapa perempuan yang tengah berupaya mengusir tentara Israel dari halaman rumahnya pada Jumat 15 Desember. Para perempuan itu berteriak dan sempat memukul dua orang tentara Israel yang sama sekali tidak membalas tindakan tersebut.

Namun, ayah dari Ahed, Bassem Tamimi mengatakan, tentara Israel sebelumnya menembakkan gas air mata serta memecahkan jendela rumah mereka sebelum terjadi ‘penyerangan’. Ia menambahkan, sepupu gadis berusia 17 tahun itu, Mohamed Tamimi, sebelumnya luka-luka akibat peluru karet yang ditembakkan tentara Israel.

Remaja berusia 14 tahun itu terluka dalam sebuah unjuk rasa yang terjadi di Desa Nabi Salih, Tepi Barat. Militer Israel menerangkan, lebih dari 200 orang warga Palestina melempari batu ke arah prajuritnya.

Sumber: Bassem Tamimi/Facebook

“Beberapa warga Palestina memasuki sebuah rumah dan terus melempari batu ke arah prajurit dari dalam rumah dengan izin penghuninya,” terang militer Israel (IDF) lewat pernyataan resmi, mengutip dari BBC, Selasa (19/12/2017).

“Aparat mengusir para perusuh dari rumah dan tetap berdiri di pintu masuk untuk mencegah kemungkinan lebih buruk. Tak lama, beberapa orang perempuan Palestina keluar untuk menghadapi tentara guna memicu provokasi,” sambung pernyataan tersebut.

IDF menambahkan, hasil penyelidikan menyatakan bahwa prajurit dalam video tersebut berlaku profesional dengan tidak menanggapi serangan.

“Warga Palestina itu bisa saja langsung ditangkap saat insiden, mengingat mereka melakukan kekerasan fisik dan mengganggu prajurit dalam melaksanakan tugas,” tutup pernyataan itu.

Dalam video yang diunggah ke Facebook itu terlihat Ahed berupaya mengusir tentara yang ada di pintu masuk rumahnya. Ketika kedua prajurit tak bergerak, gadis itu lantas memukul dan menendang keduanya. Dua orang perempuan lain kemudian datang serta menyerang kedua prajurit.

Lewat Facebook, Bassem Tamimi mengatakan putrinya ditangkap oleh tentara Israel. Ia mengklaim, prajurit Israel menyita paksa telefon seluler (ponsel), kamera, dan laptop, serta memukuli istri dan anak-anaknya.

Kepada media Israel, Yedioth Aharonth, Bassem mengaku insiden terjadi setelah para prajurit masuk ke halaman rumah. Prajurit IDF itu bahkan melempar kaleng asap serta menghancurkan jendela rumahnya.

“Sekilas, perilaku mereka mungkin terlihat manusiawi tetapi saya pikir secara umum tidak begitu. Saya bangga pada putriku dan apa yang sudah dia lakukan,” tulis Bassem Tamimi.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini