Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemuda Tewas Dihajar Massa Usai Diteriaki Begal, Ini Postingan Terakhirnya di Facebook

Rizka Diputra , Jurnalis-Selasa, 19 Desember 2017 |06:16 WIB
Pemuda Tewas Dihajar Massa Usai Diteriaki Begal, Ini Postingan Terakhirnya di Facebook
(Foto: Facebook)
A
A
A

KAMPAR - Wahyu Fikranda, pemuda berusia 20 tahun ini meregang nyawa usai menjadi bulan-bulanan amuk massa lantaran dituduh sebagai pelaku begal. Pemuda yang akrab disapa Viki itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengalami luka parah di kepala saat dikeroyok massa di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau pada Sabtu 17 Desember 2017 sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Tambang, AKP Jambi Lumban Toruan mengungkapkan, saat sebelum kejadian, warga yang sedang melakukan ronda malam mendapati seorang pemuda berhenti dengan sepeda motor di antara semak belukar. Warga pun menghampirinya dan menanyakan apa yang dilakukannya di tempat gelap tersebut. Saat ditanya, Viki mengaku sedang menunggu temannya. Namun, saat dicecar warga raut wajahnya tampak gugup dan ketakutan.

Tak lama kemudian salah seorang warga meneriaki dan menuduhnya sebagai pelaku begal. Tak pelak, warga yang terprovokasi langsung menghakimi Viki secara membabi buta hingga ia mengalami luka parah. Sepeda motor miliknya pun tak luput dari aksi brutal massa.

(Baca juga: Polisi Ganteng Tewas Tersambar KA di Jombang, Fotonya Viral di Medsos)

Korban kemudian dievakuasi dari kerumunan warga oleh anggota Patroli Jalan Raya (PJR) dari Polda Riau yang kebetulan melintas di TKP. Korban sempat dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau, namun Viki kadung menghembuskan nafas terakhirnya.

Ada yang menarik di balik aksi persekusi berujung maut ini. Tak lama sebelum tragedi berdarah itu, Viki sempat menuliskan sebuah status bernada 'firasat' di akun facebook-nya @Vicki Randa Jasri. Di statusnya, Viki mengaku ingin bertobat dan tak lupa ia meminta maaf kepada semua teman-temannya. Entah apa maksudnya, namun sepertinya status itu menjadi kalimat terakhir yang tersirat seolah pertanda bahwa dirinya akan segera menghadap sang khalik.

"Saya minta maaf kepada semua teman2 yg dikenal maupun yg tidak dikenal.. Yg pernah saya sakiti dengan unsur sengaja maupun yg tidak di sengaja.. Saya ingin merubah jalan hidup saya yg buruk untuk jadi yg lbh baik.. Tidak ada manusia yg tak pernah melakukan kesalahan.. Semua manusia pasti pernah khilaf dan pernah jalani masa suram.. Dan tiada manusia itu yg sempurna.. Jadi saya mohon dari hati paling dalam buat teman2 untuk memaafkan saya.." demikian bunyi status Viki yang diposting pada Selasa 5 Desember 2017 pukul 04.26 WIB.

(Baca juga: Pemuda Yatim Piatu Ini Korbankan Kuliah demi Hidupi 9 Adiknya)

Kemudian pada Sabtu 16 Desember 2017 siang pukul 14.13 WIB, Viki juga mengunggah foto bersama seorang wanita dengan menuliskan caption tanda tanya. Postingan itu mendapat beragam respons dari warganet. Ada yang bersimpati, ada pula yang menyindirnya sebagai pelaku kejahatan yang pantas mendapatkan pembalasan setimpal atas perbuatannya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement