Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arab Saudi Sulit Jadi Mediator Konflik Israel-Palestina

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 20 Desember 2017 |22:51 WIB
Arab Saudi Sulit Jadi Mediator Konflik Israel-Palestina
Dubes Mesir Ahmed Amr Ahmed Manned (kiri) dan Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah al Shuabi (kanan). (Foto: Okezone/Wikanto Arungbudoyo)
A
A
A

"Mengenai rumor itu semuanya memiliki sikap yang sama. Yerusalem adalah Ibu Kota Palestina," jawab Osama singkat.

BACA JUGA: AS Ancam Catat Nama Anggota PBB Pendukung Resolusi Yerusalem

Sebagaimana diberitakan, pemerintah AS melalui Presiden Donald Trump mengumumkan pengakuan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel pada 6 Desember. Pengakuan itu diikuti perintah pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sejumlah negara menolak pengakuan Washington tersebut. Mereka menilai, klaim AS itu sangat sepihak dan condong ke Israel tanpa memandang hak-hak dasar warga Palestina. Sebab, status final Yerusalem harusnya diputuskan bersama oleh Israel dan Palestina lewat perundingan damai. Saat ini, Kota Suci itu berada dalam status legal dan politik khusus di bawah pengawasan Yordania sesuai mandat PBB.

(pai)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement