Share

Kejati Kepri Tangkap Buronan Korupsi Askes PNS Batam di Jakarta

Muhammad Bunga Ashab, Koran SI · Kamis 21 Desember 2017 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 21 340 1833940 kejati-kepri-tangkap-buronan-korupsi-askes-pns-batam-di-jakarta-HhiSgxlbWM.jpg Mohamad Nasihan saat ditangkap petugas (foto: Ist)

PINANG - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri akhirnya berhasil menciduk tersangka Mohammad Nasihan di Lobi Tower 3, Apartemen Residence 8, Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2017) sore.

Mantan pengacara PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) jadi buronan Kejati Kepri tiga bulan belakangan dalam perkara korupsi perkara korupsi asuransi kesehatan (Askes), Tunjangan Hari Tua (THT) PNS dan tenaga harian lepas (THL) Pemko Batam sebesar Rp55 miliar.

"Benar tersangka kita sudah tangkap di Jakarta setelah menjadi buron tiga bulan terakhir," kata Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri Ferry Tass saat dihubungi, Kamis (21/2/2017).

 

Dia menuturkan, penangkapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Nomor: Print-282/N.10/Fd.1/09/2017 tanggal 14 September 2017, bahwa Mommad Nasihan merupakan tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, atas penyalahgunaan dana penyelenggaraan Askes dan THT, dan THL PNS Pemko Batam yang ditempatkan di PT BAJ.

"Tersangka berhasil kita tangkap setelah bekerja sama dengan Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, begitu keberadaanya diketahui langsung mendatangi apartemennya," ujar dia.

Lanjut, kata Ferry, penangkapan langsung dipimpinnya bersama anggota penyidik Reza Wisnu Wardhana dan Alinaek Hasibuan yang bekerjasama dengan Tim Intelijen Kejagung RI menangkap tersangka di parkiran apartemen. Saat ditangkap, Nasihan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

"Pas kita tangkap yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan," ujar dia.

Sambung Ferry, saat ini pihaknya sedang mengurus persiapan membawa tersangka menuju Tanjungpinang untuk proses lebih lanjut. Tim juga akan melanjutkan proses penyitaan terhdap hartaa benda tersangka yang masih ada, dalam rangka penyelamatan keuangan negara, sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang undangan yang berlaku

"Nanti malam sudah sampai di Tanjungpinang dan akan langsung diekspos," tutup Ferry.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini