Politisasi SARA, lanjut dia, membuktikan masyarakat dapat terbelah sebagaimana pernah terjadi di Pilkada DKI Jakarta. Saat itu, masyarakat terpolarisasi dan terpecah sehingga mengganggu kohesi antar-SARA.
Dia mengatakan hal tersebut tidak sehat jika terjadi karena membahayakan persatuan dan kesatuan masyarakat.
(Baca Juga: Golkar Ajak Semua Peserta Pilkada Utamakan Program dan Hindari Isu SARA)
"Penting bagi kita untuk menjunjung kesadaran berpolitik. Jadi politik harus menjunjung kesantunan akhlakul karimah, tidak curang, memfitnah, menebar kebencian dan melanggar undang-undang yang berlaku," kata dia.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.