Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerajaan Sealand, Negara Kecil yang Tak Diketahui oleh Dunia

Putri Ainur Islam , Jurnalis-Minggu, 31 Desember 2017 |08:09 WIB
Kerajaan Sealand, Negara Kecil yang Tak Diketahui oleh Dunia
Uang koin Kerajaan Sealand. (Foto: The Vintage News)
A
A
A

APAKAH Anda tahu apa itu micronation? Ya, micronation adalah Negara yang memiliki luas yang begitu kecil. Ternyata tak banyak yang tahu jika di lepas pantai Inggris, ada sebuah micronation yang tak dikenal oleh negara berdaulat mana pun di dunia. Meski demikian, Negara tersebut berhasil bertahan selama berabad-abad.

Kerajaan Sealand adalah Negara kecil tersbeut. Wilayah yang didirikan pada 1967, berada di area Perang Dunia II yang terletak sekira 7,5 mil dari pantai Suffolk. Negara tersebut juga memiliki bendera sendiri, lagu kebangsaan, mata uang, prangko, pemerintahan, dan perebutan kekuasaan yang telah mengancam dinasti penguasa sejak 1978.

Pendiri dinasti tersebut, Pete Roy Bates, muncul di era radio bajak laut yang menggunakan perlindungan perairan internasional untuk menyiarkan acara musik dan radio populer tanpa izin pada 1960-an.

Sedikit sejarah tentang Kerajaan Sealand, pada 1943, sebelum menjadi Negara, Sealand dibangun di Laut Utara untuk melayani sebagai stasiun pertahanan yang dioperasikan oleh Angkatan Darat Inggris jika terjadi pengeboman atau invasi Jerman. Setelah perang, benteng besar di tengah laut berubah menjadi relik yang tidak diinginkan.

Salah satu benteng tersebut yang dinamai Roughs Tower, menjadi tempat yang menarik bagi berbagai penyiar radio bajak laut, termasuk Bates. Roy Bates lalu berpikir bahwa area tersebut bisa dijadikan sebuah negara. Begitu ia menyadari potensi area tersebut, Bates mengambil langkah lebih jauh.

Pada 2 September 1967, dia memproklamirkan Kerajaan Sealand, dengan dirinya sebagai Pangeran. Istrinya, Joan Bates, adalah Putri Sealand, sementara anaknya, Michael, menjadi pewaris sah negara. Radio Essex, di sisi lain, tidak pernah memulai siarannya.

Proklamasi tersebut mendorong keputusan pemerintah Inggris untuk menghancurkan semua Benteng yang tersisa agar situasi serupa tidak terjadi. Kerajaan Sealand terhindar dari penggusuran oleh Inggris, namun pertengkaran internal mulai mengganggu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement