Image

PDIP: Jangan Halalkan Segala Cara untuk Menangkan Pilkada Serentak di 2018

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Minggu 31 Desember 2017 17:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 31 337 1838199 pdip-jangan-halalkan-segala-cara-untuk-menangkan-pilkada-serentak-di-2018-4dHJwWXIwa.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristianto (Okezone)

JAKARTA – Tahun 2018 akan segera tiba. Sejumlah resolusi pun tercipta, termasuk dalam rangka menyambut tahun politik di Tanah Air. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto berharap agar 2018 menjadi momentum memperkuat spirit kemanusiaan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tahun politik 2018 menjadi ujian apakah demokrasi Indonesia mampu berdiri kokoh pada pemahaman nilai kemanusiaan yang menyatu dengan nilai ketuhanan, kebangsaan, musyawarah mufakat dan perjuangan menegakkan keadilan sosial," kata Hasto dalam rilisnya kepada Okezone, Minggu (31/12/2017).

Ia menambahkan, demokrasi dalam pemilu hanyalah alat. Demokrasi diharapkan tidak memecah belah bangsa hanya demi alasan kemenangan. "Dalam konteks ini, PDI Perjuangan berharap agar Pilkada Serentak 2018, meskipun terjadi persaingan, bahkan kontestasi kekuasaan untuk memenangkan Pemilu, namun watak perikemanusiaan dan perikeadilan tetap menjadi tolok ukur utama kualitas demokrasi di Indonesia," tegasnya.

PDI Perjuangan, lanjutnya, mengingatkan bahwa sejak awal mula cita-cita kemerdekaan Indonesia muncul karena perasaan terjajah, diperlakukan tidak adil dan terampas jiwa kemanusiaannya. Karena itulah, sebut Hasto, tahun politik 2018 harus dimaknakan untuk memperhebat bekerjanya nilai-nilai kemanusiaan itu.

"Dengan demikian, melalui pemilukada, yang dicari adalah para pemimpin yang jujur, visioner, dan mampu membawa perubahan untuk perikehidupan rakyat yang lebih baik. Mereka yang menghalalkan segala cara dan mengingkari nilai kemanusiaan dengan menyebarkan permusuhan, kebencian dan perpecahan, hendaknya tidak dipilih," beber dia.

Hasto menuturkan, PDIP percaya bahwa kemanusiaan adalah satu. Jadi, budi kemanusiaan, hati nurani kemanusiaan seharusnya menyerapi jiwa semua makluk dan menjadi komitmen rakyat Indonesia untuk melalui tahun politik dengan damai, aman dan demokratis. “Jangan pernah gunakan kekuasaan untuk menang dengan segala cara. Indonesia adalah bangsa yang bermartabat dan berkeadaban Pancasila,” tandasnya.

"Selamat tahun baru 2018. Kita belajar dari tahun 2017, bagaimana demokrasi segala cara mereduksi nilai kemanusiaan sebagai bangsa. Kita songsong tahun 2018 dengan penuh optimisme sebagai bangsa yang terus berjuang dengan Pancasila sebagai jalan peradaban Indonesia Raya," ucapnya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini