MALANG - Setelah sebelumnya, bakal calon Gubernur Syaifullah Yusuf kali ini giliran, kubu bakal pasangan calon gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang mendeklarasikan dukungan relawan di Kota Malang.
Bertempat di salah satu warung makan di kawasan Jalan Sriwijaya, Kota Malah, puluhan orang melakukan deklarasi dukungan secara simbolis.
Bakal calon Wakil Gubernur, Emil Elistianto Dardak yang berkesempatan hadir mengaku terhormat berada di tengah-tengah para relawan sedulur Rikho (Relawan Ibu Khofifah).
"Saya sangat senang sekali sedulur Rikho yang menjadi relawan Jokowi di 2014 juga turut bersama mendukung Ibu Khofifah - Emil. Karena di 2014, Bu Khofifah menjadi pendukung relawan Jokowi di terdepan," tuturnya saat ditemui media, Sabtu sore, 30 Desember 2017.
Pria yang saat ini menjabat Bupati Trenggalek itu menambahkan, dengan potensi anggota relawan yang tersebar di Jawa Timur seperti Blitar, Jombang, Surabaya, dan Madiun dapat menambah amunisi dukungan bagi Khofifah-Emil dalam menghadapi pertarungan dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 mendatang.
"InsyaAllah kami akan memperjuangkan aspirasi dan dukungan masyarakat yang datang ke kami. Saya mengucapkan terima kasih relawan yang seperti bagian keluarga saya," ujarnya.
Dalam deklarasi dukungan ini, para relawan juga memberikan 'mahar politik' berupa alat sablon kaos dan ratusan kaos bergambar Khofifah – Emil. Kaos itu nantinya akan dibagikan ke relawan untuk memperjuangkan kemenangan pasangan Khofifah-emil.
"Ini dapat dijadikan alat perjuangan dengan simbol alat sablon kaos. Yang artinya itu sebagai pemberdayaan pula bagi perekonomian kecil menengah. Itu simbol perjuangan," pungkas Bupati Trenggalek ini.
Sementara itu, Ketua Relawan Sedulur Rikho, Achmad Zaenal Efendi mengatakan, keputusan beberapa komunitas melebur menjadi satu mendukung Khofifah - Emil karena menghendaki perubahan Jawa Timur yang lebih baik.
"Sosok Khofifah merupakan sosok yang mewujudkan perubahan bagi Jawa Timur dengan segala potensi yang dimiliki," jelasnya.
(Ulung Tranggana)