Ini Berbagai Bentuk Dukungan Indonesia bagi Palestina

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 09 Januari 2018 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 18 1842273 ini-berbagai-bentuk-dukungan-indonesia-bagi-palestina-H64YbJlKqt.jpg Menlu RI Retno LP Marsudi menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2018 di Ruang Nusantara, Kemlu, Selasa (9/1/20180. (Foto: Rahman Asmardika/Okezone)

JAKARTA - Dukungan Pemerintah Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina demi mencapai kemerdekaanya telah diperlihatkan dalam berbagai kontribusi nyata. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan, dukungan Indonesia terhadap Palestina akan terus diberikan karena telah tercantum dalam konstitusi Indonesia.

Dalam Pidato Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2018, Menlu Retno secara khusus menyoroti adanya upaya untuk mengubah status Yerusalem menjadi Ibu Kota dari Israel. Tetapi untungnya upaya tersebut mendapat tentangan keras dari Indonesia dan negara-negara dunia.

"Sikap Indonesia mengenai Palestina, termasuk stasus Yerusalem sudah sangat jelas, tegas dan konsisten seusai panggilan konstitusi," kata Menlu Retno dalam pidatonya Selasa (9/1/2018).

"Diplomasi Indonesia akan terus berjuang untuk Palestina, demi kemanusiaan, demi keadilan," tegasnya.

Lebih lanjut, Menlu Retno mengatakan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak hanya ditunjukkan melalui diplomasi, tetapi juga upaya nyata dengan dukungan ekonomi dan dukungan kerjasama teknis. Dukungan-dukungan itu ditujukan untuk meningkatkan kapabilitas rakyat Palestina.

Pada 2017, Indonesia telah menerapkan kerjasama zero tariff untuk sejumlah produk Palestina yang masuk ke pasar Indonesia. Sementara pada 2018, pemerintah akan meningkatkan kerjasama desalinisasi air dan kesehatan bagi warga Palestina.

"Sekali lagi, Palestina ada di jantung politik luar negeri Indonesia, dan di setiap helaan nafas diplomasi Indonesia, di situ terdapat perjuangan untuk Palestina. Indonesia kembali menyerukan kepada negara dunia agar terus memberikan dukungan bagi Palestina."

Pidato tahunan Menlu ini dihadiri oleh para jurnalis, pimpinan media asing dan nasional, pejabat Kementerian Luar Negeri dan perwakilan asing. Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Marty Natalegawa juga terlihat di antara tamu undangan.

Mengawali PPTM 2018, MenluRetno berharap agar di 2018, semua pihak dapat bekerja keras bersama untuk Indonesia dan dunia yang lebih baik.

"Indonesia, a true partner for world peace, security and prosperity," ujar Menlu Retno.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini