Menlu Sampaikan Pidato Pers Tahunan 2018

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 09 Januari 2018 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 18 1842166 menlu-sampaikan-pidato-pers-tahunan-2018-xiA1pMyWvt.jpg Menlu RI Retno LP Marsudi menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2018 di Ruang Nusantara, Kemlu, Selasa (9/1/20180. (Foto: Rahman Asmardika/Okezone)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi hari ini, Selasa (9/1/2018) menyampaikan Pidato Pers Tahunan Menlu (PPTM) di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Pidato tahunan Menlu ini dihadiri oleh para jurnalis, pimpinan media asing dan nasional, pejabat Kementerian Luar Negeri dan perwakilan asing. Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Marty Natalegawa juga terlihat di antara tamu undangan.

Mengawali PPTM2018, MenluRetno berharap agar di 2018, semua pihak dapat bekerja keras bersama untuk Indonesia dan dunia yang lebih baik.

"Indonesia, a true partner for world peace, security and prosperity," ujar Menlu Retno.

Dalam kesempatan ini, Kementerian Luar Negeri juga mengumumkan pemenang dari Adam Malik Award 2017. Penghargaan yang namanya diambil dari nama mantan Menteri Luar Negeri RI, Adam Malik itu merupakan bentuk apresiasi Kemenlu bagi media dan pers yang selama ini membantu Kementerian Luar Negeri menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Pelaksaan pidato pers tahunan kemenlu 2018 agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini PPTM diawali dengan digelarnya pameran Pencapaian 3 Tahun Kementerian Luar Negeri di lobby utama baru gedung Kementerian Luar Negeri. Pameran tersebut menampilkan hasil kerja setiap direktorat jenderal Kemlu pada periode 2014 sampai 2017.

Saat membuka pameran pada 8 Januari, Menlu Retno menyebut, kegiatan itu menjadi bentuk akuntabilitas terkait apa yang sudah dilakukan Kemlu selama tiga tahun terakhir.

Kementerian Luar Negeri membuka 2018 dengan sejumlah kegiatan besar. Pada 5 Januari, Menlu Retno melakukan groundbreaking gedung baru Sekretariat ASEAN (ASEC) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Gedung yang diperkirakan menghabiskan dana lebih dari Rp400 m itu dijadwalkan selesai pada 2019 dan diharapkan dapat menjadi lokasi bagi sebagain besar pertemuan ASEAN.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini