Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

California Legalkan Ganja, Siap Dulang Rp8,6 Triliun dari Pajak

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 11 Januari 2018 |15:26 WIB
California Legalkan Ganja, Siap Dulang Rp8,6 Triliun dari Pajak
Gubernur California, Jerry Brown, memprediksi daerahnya akan meraup Rp8,6 triliun dari pajak ganja selama satu tahun (Foto: Wang Zhao/AFP)
A
A
A

“Jumlah dan waktu penerimaan yang dihasilkan dari pajak tersebut tidak pasti dan akan tergantung dari berbagai faktor termasuk peraturan daerah, harga ganja, dan perubahan konsumsi pada lingkungan yang legal,” tukas Gubernur Jerry Brown, mengutip dari KTLA, Kamis (11/1/2018).

Pendapat berbeda disampaikan oleh kelompok-kelompok yang mendukung legalisasi ganja. Mereka meragukan klaim tersebut dan meminta agar pemerintah Negara Bagian California untuk mengurangi pajak serta mengatur harga jual ganja di pasaran agar lebih terjangkau. Jika tidak, maka mereka yakin peredaran ganja di pasar gelap akan terus berkembang.

BACA JUGA: Supermarket Ganja Dibuka di California 

Sementara itu, Presiden Asosiasi Pengusaha Cannabis Los Angeles, Jerred Kiloh, mengeluhkan lambatnya proses pemberian izin usaha. Ia mengaku menerima ratusan permintaan penjualan ganja setiap hari di tokonya. Akan tetapi, ia terpaksa mengecewakan calon pembeli karena belum diizinkan menjual ganja kepada mereka yang belum mendapat persetujuan secara medis.

Melansir dari NBC News, setiap toko atau tempat usaha yang ingin menjual ganja harus mendapatkan izin akhir dari Badan Kontrol Cannabis California. Setelah itu mereka baru dapat menjual ganja kepada orang yang berusia 21 tahun ke atas. Asosiasi Pengusaha Cannabis mengatakan pihaknya sudah diberi tahu bahwa badan kontrol sudah siap menerima aplikasi. Akan tetapi, nyatanya izin baru bisa diberikan dalam waktu satu atau dua hari.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement